Ayam merupakan hewan penjelajah, artinya mereka akan memilah-milah dedaunan, menggali tanah, dan mengunyah tanaman. Ini semua terdengar sangat berbahaya bagi taman Anda. Namun sebenarnya ada hubungan simbiosis antara ayam dan kebun. Anda dapat mengelola kawanan ternak dan taman halaman belakang Anda dengan cara yang memberikan manfaat bagi keduanya! Ayam dapat membantu pengendalian hama dan menciptakan lingkungan taman yang sehat sehingga tanaman Anda tumbuh subur.
Manfaat Ayam di Kebun
Ayam bisa menjadi tukang kebun yang hebat untuk Anda tanpa merusak tanaman Anda! Berikut beberapa manfaat yang dapat diberikan ayam untuk taman halaman belakang:
- Meningkatkan pengendalian hama secara alami
- Menyediakan pupuk organik
- Mengangin-anginkan tanah
- Kurangi sampah taman
- Memberikan solusi gulma
Meningkatkan Pengendalian Hama Secara Alami
Ayam dapat memberikan cara bebas bahan kimia untuk mengendalikan hama di kebun. Mencari makan serangga merupakan naluri alami ayam. Mereka dengan senang hati akan melahap serangga dan serangga apa pun yang merusak tanaman kebun. Hal ini memungkinkan Anda menghindari penggunaan bahan kimia atau pestisida keras di kebun Anda. Ayam tidak hanya akan memakan serangga apa pun yang mereka temukan, namun mereka juga akan memakan telur atau larva serangga apa pun yang mereka temui, yang dapat membantu memutus siklus hidup serangan serangga berbahaya.
Pemberian Pupuk Organik
Ayam adalah aset yang bagus untuk kebun, tapi kotoran ayam mungkin lebih bermanfaat! Kotoran ayam berperan sebagai pupuk alami bagi tanah. Pupuk ini memiliki salah satu rasio N-P-K (nitrogen, fosfor, dan kalium) tertinggi dibandingkan dengan kotoran ternak lainnya. Ini juga tinggi kalsium karena ayam petelur mengonsumsi makanan tinggi kalsium untuk menghasilkan telur.
Kunci dalam menggunakan kotoran ayam di kebun adalah membiarkannya matang sebelum ditanam di kebun Anda. Kotoran ayam segar mengandung nitrogen konsentrasi tinggi yang dapat membakar tanaman muda dan bibit. Masalah ini bisa diatasi dengan membiarkan kotoran ayam menua selama 3-6 bulan. Kotoran ayam dapat dituakan dengan cara dijadikan kompos atau dengan mengistirahatkan taman Anda antara memelihara ayam di kebun dan musim tanam. Metode yang populer di wilayah utara adalah memberi kawanan Anda akses ke kebun pada musim gugur setelah musim panen, kemudian membiarkan kebun beristirahat (dan kotoran ayam yang menua) selama musim dingin.
Kotoran ayam membantu meningkatkan kesuburan tanah dan memperbaiki struktur serta volume tanah. Jika dijadikan kompos, kotoran ayam dapat memberikan manfaat berikut:
- Membantu tanah mempertahankan kelembapan dengan lebih baik
- Bertindak sebagai bahan amandemen alami untuk tanah berpasir, berlumpur, atau liat
- Membantu tanaman mengembangkan akar yang lebih kuat
- Membuat tanaman lebih tahan terhadap penyakit
- Menambahkan unsur hara ke dalam tanah dan bertindak sebagai pupuk lepas lambat
Mengaerasi Tanah
Saat ayam menggaruk tanah untuk mencari hama, larva serangga, dan bibit gulma, mereka juga secara alami menganginkan tanah. Tanah yang diangin-anginkan memungkinkan infiltrasi air lebih baik sehingga meningkatkan pertumbuhan akar tanaman. Ayam dapat mengurangi kebutuhan untuk mengolah tanah kebun Anda karena mereka secara alami membalik lapisan atas tanah dan membiarkan tanah bagian bawah tidak terganggu.
Mengurangi Sampah dengan Ayam
Ayam ahli dalam membantu mengurangi sampah kebun! Sebagai penjelajah, taman berfungsi sebagai prasmanan alami bagi kawanan Anda! Anda dapat memberi mereka akses gratis ke prasmanan, atau Anda dapat mengatur makanan lezat apa yang mereka dapatkan dari prasmanan. Berikut beberapa sisa kebun yang akan dengan senang hati dipelihara oleh ayam untuk mengurangi sampah kebun:
- Bibit menipis
- Pangkasan &deadhead akibat pemangkasan
- Gulma
- Produk yang dimakan serangga atau digigit
- Sayuran yang dibaut
Anda dapat memberi ayam Anda akses ke kebun pada musim gugur setelah Anda memanen produk apa pun yang ingin Anda simpan. Mereka akan membersihkan sisa makanan, mengolah tanah, dan meninggalkan kotoran ayam yang kaya nutrisi sehingga taman Anda siap untuk musim semi! Sementara itu, Anda menghemat waktu karena tidak perlu membersihkan sisa hasil panen, mengolah tanah, dan menyuburkan taman.

Solusi Gulma
Ayam dapat membantu pengendalian hama, yang merupakan salah satu masalah di kebun, namun mereka juga dapat membantu mengatasi masalah lain di kebun:gulma. Bagi ayam, semua tanaman bisa diambil, bahkan tanaman yang kita anggap gulma tidak berguna. Anda dapat memberi makan kawanan Anda dengan rumput liar yang Anda cabut dari kebun, atau Anda dapat menugaskannya untuk melakukan penyiangan selama tanaman Anda terlindungi. Berikan kawanan Anda akses ke kebun sebelum, sesudah, atau di antara waktu tanam untuk memberi mereka kesempatan untuk memangkas rumput liar dan mengonsumsi benih gulma.
Sebagian besar gulma aman untuk dikonsumsi ayam, tetapi satu gulma kebun yang umum dihindari ayam Anda untuk dimakan adalah buttercup. Gulma yang aman dikonsumsi ayam antara lain:
- Beautyberry
- selada pahit
- Burweed
- Telinga kucing
- Chickweed
- Semanggi
- Dandelion
- Mawar primrose
- Ayam gemuk
- Hawkweed
- Mugwort
- Jelatang
- Warna coklat kemerah-merahan kayu kuning
- Pisang raja
- Krokot
- Rumput pintar
- Ungu
- Wortel liar
- Geranium Carolina liar
- Strawberry liar
- Yarrow
Hama Kebun yang Biasa Dimakan Ayam
Ayam menyukai serangga. Artinya, mereka akan memakan serangga baik dan serangga jahat di kebun. Jika Anda menemukan serangga baik di kebun Anda, pindahkan serangga tersebut dengan aman ke area yang terlindung dari ayam Anda. Serangga yang baik untuk taman antara lain cacing tanah, kupu-kupu, kumbang tanah, kepik, laba-laba, dan kodok. Kawanan Anda kemudian akan menjadi aset untuk membasmi serangga jahat di taman.
Kawanan Anda dapat membantu mengendalikan hama taman hanya dengan berada di dekat taman. Terowongan ayam (disebut 'chunnels') dapat dibuat dari kawat ayam dan berfungsi sebagai jalur yang menghubungkan kawanan Anda ke lorong-lorong tertentu di taman. Ayam dapat mencari makan di tanah dan bahkan dapat menjangkau melalui kawat untuk menangkap hama yang mengganggu. Menyimpan kawanan ayam Anda di dalam traktor ayam di kebun adalah cara lain yang baik untuk memungkinkan mereka membantu hama kebun tanpa mereka harus berkeliaran bebas di kebun.
Berikut beberapa hama taman yang umum dimakan ayam:
- Kumbang
- Bug bulan Juni
- Cacing kubis
- Jangkrik
- Kutu daun
- Belalang
- Ulat
- Earwig
- Semut
- Ngengat
- Lalat
- Centang
Bisakah Ayam Makan Siput Taman?
Iya! Ayam akan memakan siput, namun mereka biasanya bukan pilihan pertama ayam saat mencari serangga. Bebek jauh lebih baik dalam mengendalikan siput dan siput di kebun! Siput dan siput memakan bibit, daun, dan hasil bumi di kebun, jadi memusnahkan kawanan ayam atau bebek Anda dapat mengurangi sifat destruktif mereka di kebun.
Bolehkah Ayam Makan Kelabang?
Iya! Kelabang dan kaki seribu sering dianggap sebagai hama taman. Kaki seribu biasanya lebih merusak dibandingkan kelabang karena mereka akan memakan bibit dan akar tanaman. Kelabang memakan serangga lain, yang dapat membantu membasmi hama, tetapi mereka juga memakan serangga yang bermanfaat, seperti cacing tanah. Ayam akan memakan kelabang dan kaki seribu saat mencari makan di taman, sehingga dapat membantu membersihkan taman Anda dari hama yang tidak diinginkan tersebut.

Cara Menata Taman Ramah Ayam
Ayam bisa sangat membantu di kebun, namun mereka harus dikelola dengan hati-hati karena kawanan ayam Anda tidak akan pilih-pilih dalam hal mencari makan pada tanaman atau menggali tanah. Mereka menyukai hasil bumi yang sama dengan yang Anda sukai dan dapat memakan hasil kebun Anda sebelum Anda sempat memanennya. Mendirikan taman yang ramah ayam mudah dilakukan dan memungkinkan Anda mendapatkan manfaat dari menjadikan kawanan Anda sebagai tukang kebun tanpa membuat mereka merusak taman Anda!
Langkah 1:Lindungi Tanaman Anda
Tidak semua tanaman aman berada di sekitar ayam. Ayam akan menggali tanah di kebun, yang dapat mencabut tanaman atau mengungkap akar pohon dan semak belukar. Berikut beberapa tanaman yang sebaiknya Anda lindungi di taman sebelum memberi ayam Anda akses ke taman:
- Bibit yang baru ditanam
- Semak atau pohon baru
- Tanaman halus (misalnya sayuran berdaun hijau)
Pagar dan bedengan merupakan metode efektif untuk melindungi tanaman yang rentan. Untuk pagar, Anda mungkin membutuhkan sesuatu yang tingginya antara 2 kaki hingga 5 kaki tergantung pada kegigihan kawanan Anda. Jika terdapat banyak area lain bagi mereka untuk mencari makan, mungkin hanya diperlukan pagar pendek untuk menghalangi mereka memasuki area terlarang.
Untuk lebih mencegah kawanan Anda melintasi batas berpagar, gunakan pagar yang tepi atasnya tidak stabil. Hal ini akan mempersulit ayam untuk terbang dan menyeimbangkan pagar untuk sampai ke seberang. Anda juga dapat menggunakan jaring di atas pagar untuk mencegah ayam terbang melewati pagar.
Untuk melindungi tanaman tertentu atau produk yang sudah matang (seperti labu dan labu kuning), gunakan sangkar kawat, cloch, atau lonceng. Anda dapat menempatkan kandang ini di atas tanaman tertentu agar ayam tidak menggigitnya. Untuk pohon atau semak yang baru ditanam, lingkari bagian dasarnya dengan batu bata, batu, pavers, atau papan untuk mencegah ayam Anda menggali tanah gembur di sekitar akar.
Langkah 2:Penggembalaan Bergilir di Taman
Ayam tidak harus selalu memiliki akses ke seluruh area taman agar dapat bermanfaat bagi taman. Memutar kawanan ayam Anda ke berbagai area di kebun dapat membantu mengendalikan hama di kebun tanpa membuat ayam merusak tanah karena terlalu banyak menggaruk atau mencari makan pada tanaman.
Pagar taman Anda menjadi beberapa bagian berbeda atau gunakan traktor ayam untuk menampung kawanan Anda di area tertentu di taman. Izinkan kawanan Anda mengakses area taman yang ‘siap untuk ayam’ dan kemudian pindahkan mereka ke area lain sebelum mereka melakukan kerusakan di area pertama. Area taman yang 'siap ayam' mungkin bergantung pada apa yang Anda tanam. Jika Anda telah memanen satu area kebun, maka Anda dapat membiarkan ayam Anda membersihkan area tersebut sementara area lain di kebun Anda masih tumbuh dan berproduksi.
Dengan membatasi jumlah waktu kawanan Anda memiliki akses ke area tertentu di kebun, Anda dapat memberikan keseimbangan waktu istirahat dan pemulihan pada kebun sebelum waktu tanam atau di sela-sela waktu ayam. Berikut beberapa manfaat lain dari menjaga jadwal rotasi ayam di berbagai area kebun:
- Mengelola hama
- Memutus siklus parasit
- Menambahkan pupuk ke dalam tanah (kotoran ayam)
- Mengolah tanah
- Mengendalikan gulma
- Mencegah garukan berlebihan atau konsumsi tanaman

Langkah 3:Jauhkan Ayam dari Tanaman Tertentu
Anda juga sebaiknya melindungi tanaman yang dianggap ayam sebagai camilan lezat. Tanaman dewasa yang mulai berproduksi akan menjadi sasaran utama ayam. Ayam menyukai sayuran berdaun hijau, sayuran akar, tomat matang, beri, dan bahkan labu dan labu, jadi Anda perlu melindungi tanaman tersebut. Beberapa tanaman bahkan bisa berbahaya bagi ayam jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Berikut beberapa tanaman kebun yang sebaiknya Anda jauhkan dari ayam:
- Tomat- daun dan batangnya mengandung racun solanin
- Kentang, Rhubarb, Terong- juga mengandung toksin solanin
- Paprika- ayam akan memakan dan merusak tanaman
- Labu/Labu- ayam akan memakan labu/labu yang sudah matang
- Sayuran Berdaun Hijau- ayam akan memotong sayuran berdaun hijau seperti selada, bayam, atau sayuran akar-akaran
- Buah beri- ayam akan memakan buah beri dari semak beri yang tumbuh rendah

Langkah 4:Berikan Alternatif untuk Menggaruk dan Mematuk
Merupakan naluri bagi ayam untuk mencakar dan mematuk saat mencari makan. Dengan menyediakan alternatif untuk menggaruk dan mematuk selain di kebun, Anda dapat mencegah taman Anda menjadi satu-satunya fokus waktu mencari makan kawanan Anda. Selama mereka bisa sesekali berkunjung ke kebun, kebun Anda tetap bisa mendapatkan manfaat dari memiliki ayam sebagai tukang kebun.
Izinkan kawanan Anda mengakses padang rumput atau halaman berumput bersama dengan taman Anda. Jika kawanan Anda memiliki akses ke hutan, sampah daun juga akan membuat mereka sibuk selama berjam-jam. Tumpukan kompos, area mulsa, dan area mandi debu berpasir juga akan mengalihkan perhatian kawanan Anda dari penggunaan taman sebagai area mandi debu atau menggali lubang di sekitar tanaman Anda. Pastikan saja setiap area mulsa cukup dikelilingi oleh penghalang rendah (batang kayu besar, batu, dll...) untuk mencegah ayam menyebarkan mulsa ke mana-mana. Salah satu trik agar ayam tidak menggali terlalu dalam di area mulsa adalah dengan meletakkan selapis kawat ayam rata di tanah lalu melapisi mulsa di atasnya.
Dengan adanya cukup pakan hijauan untuk dimakan di tempat lain, kawanan ternak Anda tidak akan terlalu merusak hasil kebun Anda. Terutama jika Anda memiliki penghalang rendah di sekitar tanaman Anda yang paling rentan.
Tips Sukses Menggunakan Ayam untuk Pengendalian Hama
- Ukuran Kawanan- Pantau jumlah ayam yang diperbolehkan di kebun sekaligus untuk mencegah garukan berlebihan.
- Simpan Bibit Anda- Hindari membiarkan ayam berada di area yang baru ditanami untuk melindungi bibit muda.
- Tukang Kebun Musiman- Gunakan ayam di kebun selama awal musim semi dan akhir musim gugur ketika Anda tidak memiliki tanaman rentan yang sedang tumbuh.
- Kendalikan Kawanan Anda- Gunakan kandang ayam portabel atau traktor ayam untuk memandu pergerakan mereka. Gunakan ‘kotak’ ayam di lorong taman atau sediakan tempat tidur terlindung agar kawanan ternak Anda dapat mencari makan di sampingnya, namun tidak di dalamnya.
- Diet Lengkap- Lengkapi makanan mereka dengan pakan lengkap sehingga mereka tidak perlu repot-repot memenuhi semua kebutuhan nutrisi hariannya di kebun Anda.
- Membersihkan &Memelihara- Bersihkan dan pelihara area tempat ayam berkeliaran secara teratur untuk menghindari penipisan atau pemadatan tanah. Penggembalaan bergilir dan akses musiman dapat menjadi cara untuk mengelola ketika kawanan Anda membantu sebagai tukang kebun.
- Pengelolaan Kotoran Ayam- Hindari menaruh kotoran ayam segar langsung di atau dekat tanaman yang dapat dimakan selama musim panen untuk menjaga kebersihan tanaman.
- Brah- Pilih ras ayam yang paling baik dalam mencari makan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari ayam pembantu Anda. Ras yang baik untuk berkebun antara lain Leghorn, Rhode Island Reds, Plymouth Rocks, Silkies, dan Polish.
Tanaman yang Ramah Ayam dan Aman untuk Taman

Kita sudah membahas semua tanaman yang harus dilindungi dari ayam dan tanaman apa saja yang harus dijauhkan dari ayam, jadi sekarang mari kita lihat tanaman apa saja yang ramah ayam! Tanaman ramah ayam adalah tanaman kuat yang secara alami cenderung dihindari ayam saat mencari makan. Tanaman ini tidak berbahaya bagi ayam, tetapi ayam hanya akan memakan sedikit atau mengabaikan tanaman tersebut sama sekali.
Berikut beberapa tanaman untuk ditanam di taman yang tidak perlu dilindungi dari kawanan Anda:
- Lavender
- Rosemary
- Mint
- Timi
- Nasturtium
- Zinnia
- Bawang putih
Ada juga beberapa tanaman kebun yang relatif ramah terhadap ayam dan cocok dipadukan dengan ayam sebagai tukang kebun. Beberapa dari tanaman ini perlu dilindungi ketika sudah mulai menghasilkan buah, namun tanaman ini masih bisa mendapatkan keuntungan jika ayam mengendalikan hama dan mengaerasi tanah di kebun. Berikut beberapa tanaman kebun yang cocok dipadukan dengan ayam:
- Stroberi (dengan perlindungan saat buah beri sedang musimnya)
- Labu dan Labu (setelah terbentuk, lindungi produk setelah mulai matang)
- Jagung
- Kacang
- Tomat (dengan perlindungan saat buah mulai matang)
- Herbal
- Pohon Buah-buahan (setelah tumbuh)
Kesimpulan
Anda dapat mengelola kawanan halaman belakang dan taman halaman belakang Anda dengan cara yang bermanfaat bagi keduanya! Taman mendapat manfaat dari ayam karena burung membantu pengendalian hama, menganginkan dan mengolah tanah, serta menyediakan pupuk alami untuk taman. Ayam mendapatkan manfaat dari kebun dengan mengonsumsi serangga yang kaya protein, membersihkan sisa produk, dan memiliki kesempatan untuk mencari makan secara alami. Pastikan saja kebun Anda ramah terhadap ayam dengan melindungi tanaman dan tanaman yang paling rentan atau dengan memasukkan ternak Anda ke dalam traktor ayam atau di terowongan ayam. Mulailah dari yang kecil dan gunakan kawanan Anda secara bertahap di kebun... dan Anda akan segera melihat manfaat apa yang ditambahkan oleh tukang kebun berbulu ke taman Anda!
Sumber:
Baja, Lisa. Berkebun dengan Ayam:Rencana dan Tanaman untuk Anda dan Ayam Anda. Grup Penerbitan Quarto USA Inc., 2016