Selamat Datang di Pertanian Modern !
home

Cara Merawat Cabai Cabai Hawaii

Jika Anda menyukai paprika yang memiliki banyak rasa pedas, pertimbangkan untuk menanam cabai Hawaii (​Capsicum frutescens ). Tanaman lada ini menghasilkan buah hijau sepanjang 1 hingga 2 inci yang matang menjadi merah cerah dan memiliki rasa yang mirip dengan lada Tabasco. Kecuali Anda tinggal di Hawaii, Anda mungkin kesulitan menemukan tanaman cabai Hawaii, tetapi Anda dapat menanamnya dari benih yang dipesan dari katalog berkebun khusus. Setelah dimulai, mengetahui cara merawat tanaman lada akan membantunya tumbuh subur dan membumbui masakan Anda.

Video Hari Ini

Barang yang Anda Butuhkan

  • Cangkul kebun atau penggarap kebun

  • Kompos

  • Kulit giling (opsional)

  • Jeruk nipis (opsional)

  • Pasir (opsional)

  • Tanah pot (opsional)

  • Biji atau awal cabai Hawaii

  • Sekop atau sekop kecil

  • Air

  • Pupuk rendah nitrogen

Cara Merawat Hawaiian Chili Peppers

Langkah 1:Pilih Lokasi Penanaman

Siapkan area di mana cabai Hawaii Anda akan ditanam. Situs perlu menerima setidaknya enam jam sinar matahari setiap hari.

Langkah 2:Siapkan Tanah

Longgarkan tanah dengan pembudidaya atau cangkul kebun di musim semi, setelah tanah menjadi hangat. Ubah tanah dengan mengerjakan kompos saat Anda mengolah tanah untuk meningkatkan kesuburan. Untuk tukang kebun dengan tanah liat, gunakan kompos, lumut gambut, perlit, atau vermikulit untuk memperbaiki drainase. Paprika lebih menyukai pH tanah antara 6,0 dan 7,0. Jika Anda memiliki tanah asam, naikkan pH dengan kapur. Tukang kebun dengan tanah alkalin dapat menurunkan pH dengan menggunakan unsur belerang atau kulit kayu.

Langkah 3:Keraskan Bibit

Keraskan bibit Anda dengan menyimpannya di luar ruangan saat suhu malam hari 60 derajat atau lebih tinggi. Mulailah dengan menjaga mereka di luar dua jam sehari. Setelah tiga hari, tingkatkan waktunya menjadi empat jam. Terus gandakan waktu mereka di luar setiap tiga hari. Saat bibit berada di luar selama 24 jam penuh, Anda dapat menanamnya di luar.

Langkah 4:Menanam Bibit Cabai Hawaii

Gali lubang di tempat tidur Anda yang sudah disiapkan dengan sekop atau sekop taman. Lubangnya harus satu inci lebih dalam dan 1 1/2 kali lebih lebar dari pot tempat bibit lada Anda berada. Jika Anda menanam lebih dari satu cabai Hawaii, beri jarak lubang 12 hingga 18 inci untuk memberi mereka ruang tumbuh yang cukup. Kendurkan bibit dari potnya dan masukkan ke dalam lubang. Isi kembali lubang dengan tanah, jaga agar tanaman selurus mungkin.

Langkah 5:Siram Tanaman Secara Konsisten

Siram cabai Hawaii Anda dengan baik. Jaga agar tanah tetap lembab tetapi tidak basah selama dua minggu pertama, saat lada sudah terbentuk. Sirami tanaman dengan satu inci air setiap minggu, termasuk air hujan. Tingkatkan penyiraman hingga 1 1/2 inci selama musim panas dan kering.

Langkah 6:Pupuk Hawaiian Chili Peppers

Pupuk cabai Hawaii Anda dengan pupuk rendah nitrogen dalam bulan pertama setelah tanam. Pupuk lagi ketika bunga muncul dan lagi setiap dua minggu saat tanaman mulai berbuah. Hentikan pemupukan saat tanaman berhenti berbunga.

Langkah 7:Lindungi Tanaman dari Panas

Lindungi tanaman lada Anda saat cuaca panas. Meskipun mereka menyukai cuaca hangat, tanaman lada Hawaii dapat berhenti mekar dan bahkan menjatuhkan buah ketika suhu di luar ruangan mencapai di atas 95 derajat Fahrenheit. Untuk menjaga tanaman tetap sedingin mungkin, lindungi tanaman dengan saringan seperti tirai bambu untuk menghalangi sebagian besar sinar matahari.

Langkah 8:Panen Paprika

Panen paprika kecil saat panjangnya sekitar 1 inci dan lebar 1/4 inci. Paprika berubah dari hijau kekuningan menjadi oranye menjadi merah cerah. Mereka siap memanen saat sudah merah.


Penanaman
Pertanian Modern
Pertanian Modern