Menjadi seorang ayah adalah sebuah pencapaian besar dalam hidup Anda. Kini, seiring bertambahnya usia orang tua Anda, merawat mereka adalah momen penting lainnya. Prosesnya terjadi secara bertahap, namun Anda dapat memberi mereka lebih banyak dukungan sambil meningkatkan kemandirian mereka dengan mengenalkan mereka pada hortikultura. Setelah Anda mengetahui manfaat terapeutik dari hortikultura, Anda dapat mendukung orang tua Anda dengan lebih baik sambil terus merawat keluarga Anda.
Apa itu Hortikultura?
Hortikultura merupakan perpaduan seni dan ilmu pengetahuan yang melibatkan tanaman. Orang yang menyukai hortikultura mungkin mempelajari cara mendiversifikasi tanaman, merawat kebun di halaman belakang, atau menanam makanan untuk memberi makan keluarga mereka. Bidang yang beragam menyambut orang-orang dengan berbagai minat.
Penggemar hortikultura yang tertarik dapat menyesuaikan pengalaman mereka dengan kebutuhan fisik dan jadwal mereka. Orang tuamu dapat menjadikannya sebagai hobi atau pekerjaan penuh waktu, bergantung pada situasi mereka. Jika mereka bekerja dengan tanaman dalam lingkungan terapeutik, mereka mungkin memperoleh manfaat kesehatan fisik dan mental yang meningkatkan kehidupan sehari-hari mereka.
Apa Kegunaan Hortikultura untuk Terapi?
Orang lanjut usia dapat meningkatkan kesehatan mereka dengan melakukan kegiatan hortikultura. Setelah mengetahui bagaimana praktik ini dapat bermanfaat bagi kesejahteraan mereka, pertimbangkan untuk mendorong orang tua Anda untuk mencobanya.
1. Hobi Membentuk Persahabatan
Orang terkadang bergumul dengan kesepian seiring bertambahnya usia. Mereka mungkin pensiun sebelum teman kerjanya atau mengembangkan kondisi yang membuat mereka tetap berada di rumah. Bersosialisasi adalah penggunaan hortikultura sebagai terapi karena membantu orang lanjut usia mengatasi isolasi yang dapat berubah menjadi penyakit jantung, penurunan kognitif, atau obesitas.
Orang tuamu mungkin memulai atau bergabung dengan klub berkebun lokal di lingkungan mereka. Mereka bahkan dapat merawat tanamannya bersama anak-anak Anda selama kunjungan. Jika orang tua Anda hanya bersosialisasi dengan orang-orang dari pekerjaan, hortikultura dapat memperkenalkan mereka untuk membangun komunitas melalui hobi mereka.
2. Berkebun Menginspirasi Kegembiraan
Pengalaman berharga melihat bunga-bunga bermekaran atau sayuran lezat di kebun Anda sendiri menumbuhkan kegembiraan. Orang tua Anda mungkin merasakan hal yang sama setelah membersihkan kebun mereka dari gulma atau melihat tanaman mereka hidup kembali setelah disiram dengan baik. Kesehatan mental mereka bisa menjadi lebih kuat jika mereka memiliki aktivitas sehari-hari yang membuat mereka bahagia, seperti hortikultura.
3. Bekerja Dengan Tanaman Melibatkan Mobilitas
Menghabiskan waktu sendirian, tidak pergi bekerja, dan kurangnya interaksi sosial dapat membuat orang lanjut usia tidak dapat melakukan apa pun. Duduk di sofa sepanjang hari tidak akan membantu keterampilan mobilitas orang tua Anda seiring bertambahnya usia. Berkebun membuat mereka bersemangat, meskipun mereka menyukai tanaman di dalam ruangan.
Ahli hortikultura yang lebih tua mungkin perlu melakukan peregangan sebelum kegiatan berkebun mereka dimulai, yang berguna dalam lebih dari satu cara. Orang tuamu akan mempersiapkan tubuhnya untuk membungkuk dan mengangkat dengan aman. Mereka juga berpotensi meningkatkan suasana hati karena peregangan meringankan gejala depresi.
4. Tanaman Mengurangi Stres
Orang mungkin menganggap masa pensiun sebagai liburan panjang, namun hal ini bisa menimbulkan stres. Jika orang tuamu terlalu memaksakan diri dalam upaya sukarela atau merasa cemas mengenai dekade-dekade mendatang, bantulah mereka membuat taman. Bekerja dengan tanaman merupakan aktivitas fisik yang menyalurkan stres. Mereka bisa merasa lebih damai setelah tanggung jawab berkebun mereka. Putar musik favoritnya saat Anda bekerja bersama agar lebih menyenangkan.
5. Kegiatan Pertanian Sempurnakan Koordinasi
Koordinasi tangan-mata adalah keterampilan yang Anda butuhkan sepanjang hidup Anda. Orang lanjut usia yang tidak memiliki hobi mungkin akan kehilangan keterampilan tersebut lebih cepat. Meskipun mereka merasa mampu melakukannya, kurangnya koordinasi fisik yang baik dapat membuat mereka lebih mungkin tersandung atau terbentur benda dan melukai diri sendiri saat terjatuh.
Hortikultura memungkinkan orang untuk melatih keterampilan tangan dan mata mereka pada usia berapa pun. Orang tua Anda tidak harus memilih tanaman tertentu untuk mendapatkan manfaat kesehatannya. Bayangkan mereka menanam kentang. Sayuran ini dapat tumbuh hampir di mana saja secara global, namun menggali tanah dan memanen dengan sekop tetap diperlukan. Tindakan-tindakan tersebut adalah beberapa tindakan yang memperkuat koordinasi seseorang, terutama ketika tubuhnya semakin lemah seiring bertambahnya usia.
6. Menanam Tanaman Meningkatkan Stimulasi Kognitif
Tidak ada orang yang senang merasa bosan. Jika Anda tidak memiliki jadwal kerja atau kehidupan sosial yang ramai, kebosanan tersebut dapat memengaruhi kesehatan mental Anda. Hortikultura terapeutik merangsang otak dengan mengaktifkan keterampilan pemecahan masalah. Orang tua Anda harus memerangi gulma, memberantas hama, mengelola kalender pertumbuhan, dan kemungkinan melacak tanggal panen. Kegiatan tersebut akan membuat pikiran mereka tidak bosan.
Bagaimana Membantu Orang Tua Anda Menikmati Lebih Banyak Hortikultura?
Jika orang tua Anda menyukai berkebun sebagai hobi terapeutik, gunakan beberapa strategi untuk melibatkan mereka. Anda dapat memulai semangat baru yang membuat mereka merasa lebih baik dari sebelumnya.
Diskusikan Pengalaman Berkebun Mereka
Tanyakan kepada orang tuamu apakah mereka pernah bekerja dengan tanaman sebelumnya. Mereka mungkin memiliki jempol hijau yang belum Anda ketahui. Jika belum, Anda akan tahu cara menyemangati mereka. Mereka mungkin memerlukan buku tentang cara menyiram tanaman di luar ruangan atau menonton video tentang cara menanam bunga dari biji.
Menentukan Di Mana Mereka Akan Menanam Tanaman
Ada banyak alasan mengapa orang memilih berkebun di dalam atau di luar ruangan. Orang tuamu mungkin lebih menyukai tanaman di dalam ruangan karena kamu tinggal di iklim panas, atau tanaman di luar ruangan karena mereka sudah menghabiskan waktu di teras rumah. Sinar matahari ekstra bahkan dapat meningkatkan kadar vitamin D mereka, yang membantu mereka mencapai asupan nutrisi harian yang lebih baik. Diskusikan preferensi mereka untuk mempersiapkan pengalaman terapi hortikultura mereka.
Ingat Kemampuan Mereka Saat Ini
Orang tuamu mungkin menginginkan kebun tomat di luar ruangan, tetapi mengangkut selang taman mungkin terlalu berat bagi mereka. Otot, persendian, atau stamina mereka mungkin tidak mampu menangani aktivitas tersebut. Saat Anda mendorong mereka untuk mencoba berkebun, ingatlah apa yang dapat mereka lakukan dengan nyaman dan aman di usia mereka.
Meringankan Gejala Penuaan Dengan Kegiatan Hortikultura
Hortikultura terapeutik membantu banyak orang lanjut usia meningkatkan kesejahteraan mereka. Orang tua Anda yang lanjut usia mungkin akan menyukai aktivitas ini, menggunakannya untuk bersosialisasi, atau menjadikan berkebun sebagai bentuk olahraga ringan yang baru. Dorong mereka untuk mencobanya. Anda selalu bisa mengajak anak Anda, jadi menjelajahi hobi baru menjadi aktivitas keluarga yang menyenangkan.