
Depositphotos
Juli bisa menjadi bulan yang berat bagi tukang kebun. Kondisi panas dan kering merusak banyak tanaman, menyebabkan layu dan tampak menyedihkan. Taman Anda yang tadinya semarak mungkin tiba-tiba tampak membosankan dan tidak menarik.
Mengetahui tanaman mana yang kesulitan menghadapi panas bulan Juli dapat membantu Anda membuat rencana yang lebih baik. Anda dapat menyesuaikan desain taman atau membuat rutinitas perawatan khusus agar semuanya tetap terlihat segar. Mari kita lihat 15 tanaman umum yang sering layu selama bulan Juli dan apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya.
1. Petunia (Petunia × hybrida)

Depositphotos
Petunia awalnya menjadi bintang taman di musim semi tetapi sering kali gagal pada bulan Juli. Panas terik di musim panas menyebabkan batangnya meregang dan berkaki panjang, sementara mekarnya menjadi lebih kecil dan jarang. Mereka mulai terlihat kurus dan tidak terawat.
Bunga-bunga populer ini membutuhkan perhatian ekstra selama bulan-bulan panas. Deadheading dan pemangkasan rutin sekitar sepertiga pada awal Juli dapat merangsang pertumbuhan baru. Mereka juga membutuhkan penyiraman yang konsisten, idealnya di pagi hari, untuk mencegah layu di siang hari.
2. Orang yang tidak sabar (Impatiens walleriana)

Depositphotos
Orang yang tidak sabar menyukai keteduhan tetapi membenci panas, menjadikan bulan Juli menantang bagi bunga-bunga berwarna-warni ini. Saat suhu naik, daunnya beterbangan, dan bunganya berguguran, meninggalkan batang yang gundul dan tampak sedih. Mereka bisa roboh sepenuhnya jika dibiarkan tanpa air bahkan selama sehari saat cuaca panas.
Coba gunakan mulsa di sekitar tanaman yang tidak sabar untuk menjaga suhu tanah lebih rendah dan tingkat kelembapan lebih tinggi. Naungan di sore hari sangat penting, jadi pertimbangkan kain peneduh sementara jika terlalu banyak terkena sinar matahari. Penyiraman setiap hari mungkin diperlukan selama minggu-minggu terpanas.
Apakah Anda ingin menyimpan artikel ini?
Kami akan mengirimkannya melalui email agar Anda dapat membacanya nanti!
Dengan menyimpan, Anda setuju untuk menerima email sesekali. Berhenti berlangganan kapan saja.
3. Hydrangea (Hydrangea macrophylla)

Depositphotos
Hydrangea, dengan bunganya yang besar dan indah, sering kali terlihat menyedihkan di bulan Juli. Daunnya yang besar kehilangan kelembapan dengan cepat di musim panas, menyebabkan layu yang parah bahkan ketika kelembapan tanah tampaknya cukup. Bunganya mungkin berubah warna menjadi coklat di bagian tepinya dan terkulai dengan sedih.
Penyiraman pagi hari membantu hydrangea bertahan hidup di bulan Juli. Oleskan air langsung ke zona akar, bukan di atas kepala, dan tambahkan lapisan mulsa tebal untuk mempertahankan kelembapan. Peneduh sementara pada sore hari juga dapat mencegah penyakit layu terburuk selama gelombang panas.
4. Hosta (Hosta spp.)

Depositphotos
Hosta biasanya tumbuh subur di tempat teduh, tetapi panas bulan Juli dapat menyebabkan dedaunan subur layu dan pinggirannya berwarna coklat renyah. Setelah cantik dan penuh, mereka bisa terlihat compang-camping dan terbakar. Kerusakan siput sering kali meningkat di musim panas, sehingga menambah penampilan mereka yang tidak sedap dipandang.
Kelembapan yang konsisten adalah kunci bagi hosta selama bulan-bulan panas. Pertimbangkan untuk memasang irigasi tetes dan menerapkan lapisan mulsa yang tebal. Menghilangkan daun yang rusak dapat memperbaiki penampilannya, dan semprotan bawang putih buatan sendiri dapat membantu mengusir siput.
5. Astilbe (Astilbe chinensis)

Depositphotos
Astilbe menghadirkan bulu-bulu yang indah ke taman, tetapi pada bulan Juli, bulu-bulu tersebut akan terlihat sudah habis. Bunganya berubah warna menjadi coklat, dan dedaunan sering layu atau pinggirannya renyah. Tanpa kelembapan yang cukup, seluruh tanaman mungkin tidak aktif, meninggalkan celah yang tidak sedap dipandang di taman Anda.
Tanaman keras yang menyukai kelembapan ini membutuhkan penyiraman secara teratur selama musim panas. Jika mereka kesulitan berulang kali, pertimbangkan untuk memindahkan mereka ke area yang teduh pada sore hari. Memotong tangkai bunga yang sudah habis dapat memperbaiki penampilannya sambil menunggu cuaca lebih dingin.
6. Coleus (Plectranthus scutellarioides)

Depositphotos
Tanaman Coleus ditanam karena dedaunannya yang cerah, tetapi panas bulan Juli dapat menyebabkan tanaman memudar dan layu secara dramatis. Batangnya mungkin menjadi berkaki panjang, dan tanaman sering kali mencoba berbunga, sehingga mengalihkan energi untuk menghasilkan daun berwarna-warni yang Anda inginkan. Hasilnya adalah tanaman yang menyedihkan dan terentang.
Menjepit kuncup bunga segera setelah muncul membantu menjaga daya tarik dedaunan. Pemangkasan secara teratur mendorong pertumbuhan yang lebih lebat. Memindahkan coleus dalam pot ke lokasi yang lebih teduh selama bulan Juli dapat mencegah layu dan memudarnya warna yang paling parah.
7. Jantung Berdarah (Lamprocapnos spectabilis)

Depositphotos
Hati yang berdarah adalah penghenti musim semi yang terlihat buruk di bulan Juli. Kebanyakan varietas secara alami mati di musim panas, meninggalkan ruang kosong di taman tempat dedaunan subur dulu berdiri. Dedaunan yang menguning dan sekarat terlihat berantakan dan tidak menarik.
Tanam tanaman keras yang mekar di musim panas di dekatnya untuk mengisi saat hati yang berdarah memudar. Memotong dedaunan kuning dengan rapi dapat mencegah kerusakan pemandangan, namun jangan membuangnya saat masih hijau karena tanaman perlu menyimpan energi untuk tahun depan.
8. Bunga pansy (Viola tricolor var. hortensis)

Depositphotos
Bunga pansy yang mencerahkan taman musim semi Anda biasanya runtuh pada bulan Juli. Cuaca panas menyebabkan batangnya memanjang sementara bunganya mengecil atau berhenti sama sekali. Tanaman sering kali terserang embun tepung dalam kondisi lembab, sehingga terlihat berpenyakit dan tidak sedap dipandang.
Di sebagian besar iklim, yang terbaik adalah membuang bunga pansy musim semi pada awal musim panas dan menggantinya dengan tanaman semusim yang tahan panas. Jika Anda ingin menyimpannya, pindahkan wadah ke tempat yang sejuk, sebagian teduh, dan singkirkan bunga yang sudah mekar secara teratur untuk mendorong munculnya bunga baru.
9. Bunga mawar (Primula vulgaris)

Depositphotos
Bunga mawar berjuang keras di musim panas bulan Juli. Daunnya yang biasanya kuat akan layu menempel ke tanah, dan bunga yang tersisa akan cepat layu. Saat cuaca panas, seluruh tanaman akan terlihat seperti meleleh ke dalam tanah, sehingga menimbulkan kekacauan yang tidak menarik di tepi taman.
Bunga pof musim semi ini lebih menyukai kondisi sejuk dan lembab. Selama musim panas, berikan keteduhan yang dalam dan kelembapan yang konsisten. Pertimbangkan untuk menanamnya di tempat dimana kondensasi AC menetes atau di area yang secara alami lebih sejuk di halaman Anda, seperti lereng yang menghadap ke utara.
10. Lupakan-Aku-Tidak (Myosotis sylvatica)

Depositphotos
Pesona forget-me-nots di musim semi tetapi terlihat buruk di bulan Juli. Mereka biasanya selesai berbunga dan mengembangkan jamur di dedaunannya saat suhu meningkat. Tanaman ini sering kali berbiji sendiri secara agresif dan kemudian mati, meninggalkan bercak dedaunan berwarna coklat dan renyah.
Di sebagian besar wilayah, tanaman dua tahunan ini paling baik diperlakukan sebagai tanaman musim semi saja. Buang mereka setelah berbunga untuk mencegah masalah penyemaian sendiri dan gantikan dengan tanaman semusim yang menyukai musim panas. Simpan beberapa benih jika Anda ingin benih tersebut kembali tahun depan.
11. Lupin (Lupinus spp.)

Depositphotos
Lupin, dengan menaranya yang tinggi dan berwarna-warni, adalah favorit taman tetapi tidak menyukai panas bulan Juli. Setelah berbunga, tanaman sering terserang embun tepung, dan dedaunannya menguning dan mati. Apa yang dulunya merupakan aksen vertikal yang menakjubkan kini menjadi pemandangan yang merusak.
Potong kembali tangkai bunga setelah mekar untuk mencegah produksi benih yang menghabiskan energi. Pangkas dedaunan yang menguning ke tanah seperti yang terlihat. Tanam tanaman pof akhir musim panas di dekatnya untuk mengisi ruang saat bunga lupin menurun.
12. Taman Phlox (Phlox panikulata)

Depositphotos
Phlox taman sering kali berjuang melawan embun tepung selama bulan Juli, yang membuat tanaman tampak sakit. Daun bagian bawah menguning dan berbintik-bintik, sedangkan bunganya cepat layu jika terkena panas terik. Tanpa jarak yang tepat, masalahnya menjadi lebih buruk.
Tingkatkan sirkulasi udara dengan menipiskan batang di awal musim panas dan membuang daun bagian bawah. Siram di bagian bawah, bukan di atas kepala, untuk menjaga dedaunan tetap kering. Varietas tahan seperti 'David' bertahan lebih baik di bulan Juli dibandingkan jenis yang lebih tua.
13. Delphinium (Delphinium elatum)

Depositphotos
Delphinium menyelesaikan mekarnya musim semi yang indah pada bulan Juli dan sering kali terlihat mengerikan setelahnya. Batangnya yang tinggi mungkin tumbang karena badai musim panas, dan dedaunan sering kali dipenuhi jamur atau bintik hitam. Panas menyebabkan sisa daun layu dan menguning.
Potong tangkai bunga utama setelah mekar, terkadang mendorong penyiraman kedua yang lebih kecil. Berikan dukungan untuk varietas yang tinggi sebelum mereka membutuhkannya. Di iklim yang sangat panas, delphinium mungkin perlu diperlakukan sebagai tanaman tahunan di musim dingin.
14. Ligularia (Ligularia dentata)

Depositphotos
Dengan dedaunannya yang tebal, Ligularia layu secara dramatis di bulan Juli yang panas, bahkan dengan kelembapan tanah yang cukup. Daunnya yang besar bergelantungan lemas di tengah hari, membuat tanaman terlihat selalu haus dan sedih. Tepi daun bisa berubah warna menjadi coklat dan renyah terutama dalam kondisi panas.
Tanaman yang menyukai kelembapan ini membutuhkan penyiraman yang dalam dan konsisten selama musim panas. Menempatkannya di tempat yang hanya menerima sinar matahari pagi dapat mencegah penyakit layu yang paling parah. Tanaman biasanya pulih dalam kesejukan malam hari tetapi terlihat tidak sedap dipandang pada sore hari yang panas.
15. Alyssum Manis (Lobularia maritima)

Depositphotos
Alyssum manis menciptakan bunga mekar seperti karpet yang indah di musim semi tetapi sering kali terputus pada bulan Juli. Panas berhenti berbunga, dan tanaman menjadi berkaki panjang dan jarang. Yang tadinya berupa gundukan bunga harum yang ditumbuhi bunga kini menjadi jalinan yang tidak rapi dan tidak menarik.
Memotong tanaman hingga setengah ukurannya di awal musim panas dapat meremajakannya untuk periode mekar kedua. Varietas yang tahan panas seperti 'Putri Salju' memiliki kinerja lebih baik di bulan Juli dibandingkan jenis tradisional. Deadheading secara teratur membantu menjaga penampilan lebih rapi.
Rencanakan Taman Anda Untuk Kecantikan Sepanjang Tahun

Depositphotos
Kemerosotan taman di bulan Juli adalah hal yang biasa tetapi tidak bisa dihindari. Saat mendesain taman Anda, pertimbangkan kebutuhan tanaman berikut dan padukan dengan tanaman yang menyukai panas dan terlihat paling cocok selama musim panas.
Tanaman seperti bunga kerucut, Susans bermata hitam, dan salvia dapat tumbuh subur saat bunga pof musim semi memudar. Perencanaan taman yang baik berarti memiliki sesuatu yang indah di setiap musim.
Cobalah mengatur penanaman Anda secara terhuyung-huyung sehingga ketika satu kelompok memudar, kelompok lainnya mencapai puncaknya. Dengan pilihan tanaman yang tepat dan rutinitas perawatan, taman Anda akan tetap indah bahkan selama hari-hari terpanas di bulan Juli.