Selamat Datang di Pertanian Modern !
home

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Menjaga taman yang rimbun tidak berarti menyiram tanpa henti. Banyak tanaman tumbuh subur dalam kondisi kering, menjadikannya sempurna untuk lanskap dengan pemeliharaan rendah. Tanaman tahan kekeringan ini dapat menahan panas dan menahan kekeringan, menambah keindahan ruang luar Anda. Baik saat menghadapi iklim kering atau sekadar ingin menghemat air, tanaman ini akan membuat taman Anda tampak semarak dengan sedikit usaha.

1. Lavender (Lavandula)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Lavender adalah ramuan indah dan harum yang tumbuh subur di kondisi kering dan cerah. Dedaunan berwarna hijau keperakan dan bunga ungu menjadikannya taman favorit, menarik perhatian lebah dan kupu-kupu. Setelah terbentuk, lavender membutuhkan sedikit air dan tumbuh dengan baik di tanah berpasir yang buruk. Ia juga memiliki sifat pengusir hama alami, menjadikannya tanaman pendamping yang baik. Pemangkasan setelah berbunga membantu mempertahankan bentuknya dan mendorong pertumbuhan baru. Aroma lavender yang menenangkan dan minyak esensial juga memiliki manfaat terapeutik yang menenangkan.

2. Sage Rusia (Perovskia atriplicifolia)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Orang bijak Rusia adalah tanaman abadi yang kuat dan tahan kekeringan dengan bunga ungu-biru yang tinggi dan lapang. Tanaman ini tumbuh subur di kondisi panas, kering, dan tanah yang buruk, menjadikannya ideal untuk xeriscaping. Dedaunannya yang beraroma keperakan menambah tekstur pada lanskap sekaligus menghalangi rusa dan kelinci. Bunga bijak Rusia mekar selama berbulan-bulan, menarik penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu. Tanaman ini cocok dipadukan dengan tanaman tahan kekeringan lainnya seperti bunga kerucut dan rumput hias. Pemangkasan teratur di awal musim semi membantu mempertahankan bentuknya dan mendorong pertumbuhan subur.

Apakah Anda ingin menyimpan artikel ini?

Kami akan mengirimkannya melalui email agar Anda dapat membacanya nanti!

Dengan menyimpan, Anda setuju untuk menerima email sesekali. Berhenti berlangganan kapan saja.

3. Bunga kerucut (Echinacea purpurea)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Bunga kerucut adalah tanaman keras yang tahan terhadap kekeringan, panas, dan tanah yang buruk. Bunganya yang seperti bunga aster hadir dalam nuansa ungu hingga merah muda, oranye, dan kuning. Tumbuhan ini menyediakan nektar bagi penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu, dan kepala benihnya memberi makan burung di musim dingin. Bunga kerucut mudah tumbuh dan membutuhkan sedikit perawatan, tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh. Mematikan bunga yang sudah habis dapat memperpanjang waktu pembungaan, tetapi meninggalkan beberapa kepala benih akan menyediakan makanan bagi satwa liar. Mereka juga dikenal karena khasiat obatnya dan manfaatnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

4. Yarrow (Achillea millefolium)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Yarrow adalah tanaman keras abadi dengan kumpulan bunga kecil dalam nuansa putih, kuning, merah muda, atau merah. Tanaman ini tumbuh subur di tanah yang kering dan miskin serta sinar matahari penuh dan hanya membutuhkan sedikit penyiraman setelah tumbuh. Tanaman ini menarik serangga bermanfaat seperti kupu-kupu dan kepik sekaligus menghalangi rusa dan kelinci. Yarrow menyebar dengan mudah, menjadikannya penutup tanah yang bagus untuk daerah kering. Pemangkasan setelah mekar membantu mencegah penyebaran berlebihan dan mendorong kesegaran bunga. Dedaunannya memiliki aroma herbal yang menyenangkan dan telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad.

5. Agave (Agave)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Tanaman agave adalah tanaman sukulen yang terkenal karena keindahan arsitekturnya dan toleransi kekeringan yang ekstrim. Mereka menyimpan air di daunnya yang tebal dan berdaging, sehingga cocok untuk lanskap kering. Agave memerlukan sedikit perawatan dan dapat tumbuh subur di tanah berbatu dan berpasir dengan sedikit penyiraman. Setelah beberapa tahun, banyak spesies menghasilkan paku bunga yang dramatis, menambah tinggi dan minat pada taman. Berhati-hatilah dengan ujung daunnya yang tajam saat menanam di dekat jalan setapak. Mereka juga menyediakan habitat dan nektar bagi burung kolibri dan penyerbuk.

6. Sedum (Sedum)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Sedum, atau stonecrop, adalah tanaman sukulen dengan perawatan rendah yang tumbuh subur dalam kondisi kering. Bentuknya bermacam-macam, mulai dari penutup tanah yang merambat hingga varietas tegak dengan bunga berbentuk bintang. Sedum menyimpan air di daunnya, memungkinkannya bertahan dalam periode kekeringan dengan mudah. Ini menarik penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu, menambah kehidupan pada taman Anda. Karena kemampuan beradaptasinya, tanaman ini sangat baik untuk taman batu, pembatas jalan, dan atap hijau. Di musim gugur, banyak varietas yang berubah warna menjadi merah, oranye, atau kuning cerah.

7. Bunga Selimut (Gillardia spp.)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Bunga selimut adalah tanaman keras yang menyukai panas dan tumbuh subur di tanah kering, berpasir, atau berbatu. Bunga mekarnya yang berwarna merah, oranye, dan kuning cerah menyerupai semburan sinar matahari, mencerahkan taman mana pun. Bunga-bunga ini sangat menarik bagi kupu-kupu dan lebah, menyediakan nektar sepanjang musim tanam. Setelah terbentuk, bunga selimut hanya membutuhkan sedikit penyiraman dan tahan terhadap kondisi tanah yang buruk. Mereka juga melakukan pembibitan sendiri, memastikan pembungaan terus menerus dari tahun ke tahun.

8. Poppy California (Eschscholzia, California)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Bunga poppy California adalah tanaman tahunan dengan perawatan rendah atau tanaman keras berumur pendek yang tumbuh subur di lingkungan kering. Bunganya yang berwarna oranye cerah, kuning, atau merah mekar subur di bawah sinar matahari penuh dengan sedikit air. Setelah tumbuh subur, tanaman ini lebih menyukai tanah berpasir yang memiliki drainase baik dan tahan terhadap kekeringan. Bunga poppy California dapat berbiji sendiri dengan mudah, menjadikannya pilihan yang bagus untuk taman yang dinaturalisasi. Dedaunannya yang seperti pakis menambah tekstur yang menarik pada hamparan taman. Bunga ceria ini juga menarik perhatian penyerbuk, termasuk lebah dan kupu-kupu.

9. Yucca Merah (Hesperaloe parviflora)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Yucca merah adalah tanaman tahan kekeringan yang mencolok dengan daun panjang melengkung dan paku bunga berwarna merah karang. Tanaman keras abadi ini tumbuh subur di tanah kering, berpasir, atau berbatu dan tahan terhadap panas ekstrem. Bunga berbentuk tabung menarik perhatian burung kolibri dan mekar sepanjang musim panas. Yucca merah adalah pilihan yang cocok untuk xeriscaping, karena hanya membutuhkan sedikit air setelah terbentuk. Ia juga tahan rusa dan sangat mudah beradaptasi dengan kondisi tanah yang buruk. Penampilan dramatis tanaman ini membuatnya menonjol di taman mana pun yang ramah air.

10. Telinga Domba (Stachys byzantine)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Telinga domba adalah tanaman tahunan tahan kekeringan yang terkenal dengan daunnya yang hijau keperakan seperti beludru. Tanaman ini tumbuh subur di tanah yang kering, memiliki drainase yang baik, dan sinar matahari penuh, menjadikannya penutup tanah yang sempurna untuk taman yang gersang. Ini menghasilkan paku bunga kecil berwarna ungu yang menarik penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu. Telinga domba menyebar dengan mudah, menciptakan tikar bertekstur lembut yang menekan gulma. Tanaman ini memerlukan sedikit perawatan selain pemangkasan sesekali untuk mencegah pertumbuhan berlebih.

11. Pabrik Es (Delosperma spp.)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Tanaman es adalah sukulen tahan kekeringan yang menghasilkan bunga cerah seperti bunga aster dalam nuansa merah jambu, ungu, oranye, atau kuning. Mereka tumbuh subur di tanah kering, berpasir, atau berbatu dan hanya membutuhkan sedikit penyiraman. Daunnya yang tebal dan berdaging menyimpan air, membantu mereka bertahan dalam kondisi kekeringan yang berkepanjangan. Tanaman es sangat baik untuk taman batu, lereng, dan pembatas, karena tanaman ini menyediakan penutup tanah yang berwarna-warni. Bunganya terbuka di bawah sinar matahari, menciptakan tampilan yang mempesona sepanjang musim panas.

12. Fescue Biru (Festuca glauca)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Fescue biru adalah rumput hias yang menambah tekstur dan warna pada lanskap tahan kekeringan. Dedaunannya yang halus berwarna biru keabu-abuan membentuk gundukan padat yang tumbuh subur di tanah kering dan memiliki drainase yang baik. Rumput ini sangat tahan terhadap kekeringan dan hanya membutuhkan sedikit perawatan selain pemangkasan sesekali. Fescue biru cocok dipadukan dengan tanaman air rendah lainnya, menciptakan kontras yang mencolok di hamparan taman. Ini juga menghasilkan paku bunga yang halus di akhir musim semi hingga awal musim panas.

13. Rosemary (Rosmarinus officinalis)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Rosemary adalah ramuan harum dan tahan kekeringan yang tumbuh subur di iklim hangat dan kering. Daunnya yang berbentuk jarum mengeluarkan aroma menyegarkan bila disentuh dan biasa digunakan dalam masakan. Rosemary membutuhkan tanah yang memiliki drainase yang baik dan sinar matahari penuh, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk taman bergaya Mediterania. Ini menghasilkan bunga kecil berwarna biru atau ungu yang menarik lebah dan penyerbuk lainnya. Setelah tumbuh, rosemary hanya membutuhkan sedikit penyiraman dan sangat tahan terhadap hama.

14. Catmint (Nepeta spp.)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Catmint adalah tanaman keras abadi dengan dedaunan aromatik berwarna abu-abu kehijauan dan kumpulan bunga biru lavender. Tanaman ini tumbuh subur di tanah yang kering, memiliki drainase yang baik, serta sinar matahari penuh dan memerlukan sedikit perawatan. Tanaman ini sangat menarik bagi penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu serta tahan terhadap rusa dan kelinci. Musim mekar Catmint yang panjang berlangsung dari akhir musim semi hingga musim gugur, menambah warna terus menerus pada taman. Karena kebiasaan pertumbuhannya yang menyebar, tanaman ini juga berfungsi dengan baik sebagai tanaman penutup tanah atau pembatas.

15. Gulma Kupu-Kupu (Asclepias tuberosa)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Gulma kupu-kupu adalah tanaman asli abadi dengan bunga oranye terang yang menarik kupu-kupu, terutama kupu-kupu raja. Tanaman ini tumbuh subur di tanah kering, berpasir, atau berbatu dan hanya membutuhkan sedikit penyiraman. Tanaman ini merupakan inang penting bagi ulat kupu-kupu raja, mendukung siklus hidupnya. Akar tunggang yang dalam dari gulma kupu-kupu membantunya tahan terhadap kekeringan dan kondisi tanah yang buruk. Bunga mekarnya yang tahan lama menambah warna cerah pada padang rumput, perbatasan, dan taman penyerbuk.

16. Artemisia (Artemisia spp.)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Artemisia adalah sekelompok tanaman tahan kekeringan yang terkenal dengan dedaunannya yang berwarna keperakan dan aromatik. Tanaman keras ini tumbuh subur di tanah kering, memiliki drainase baik, serta sinar matahari penuh, dan hanya membutuhkan sedikit air. Daunnya yang berbulu menciptakan kontras yang mencolok jika dipadukan dengan bunga berwarna cerah. Artemisia tahan terhadap rusa dan hama, menjadikannya pilihan tepat untuk lanskap dengan pemeliharaan rendah. Beberapa varietas, seperti wormwood dan sagebrush, memiliki kegunaan sebagai obat dan aromatik.

17. Coreopsis (Coreopsis spp.)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Coreopsis, atau tickseed, adalah tanaman abadi yang tangguh dengan bunga seperti bunga aster berwarna kuning, merah, atau merah muda yang ceria. Tanaman ini tumbuh subur di kondisi panas, kering, dan tanah yang buruk, menjadikannya pilihan tahan kekeringan yang sangat baik. Coreopsis mekar deras dari akhir musim semi hingga musim panas, menarik perhatian lebah dan kupu-kupu. Dibutuhkan sedikit perawatan selain pemenggalan kepala sesekali untuk mendorong pembungaan terus menerus. Tanaman ini bekerja dengan baik di padang rumput bunga liar, perbatasan, dan taman kontainer.

18. Rumput Bulu Meksiko (Nassella tenuissima)

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Rumput bulu Meksiko adalah rumput hias yang dihargai karena teksturnya yang halus dan mengalir. Tanaman ini tumbuh subur di tanah kering, berpasir, atau berbatu dan hanya membutuhkan sedikit air setelah tumbuh. Rerumputan ini berayun anggun tertiup angin, menambah gerakan dan kelembutan pada desain taman. Tanaman ini sangat toleran terhadap kekeringan dan cocok dipadukan dengan tanaman sukulen, bunga liar, dan tanaman xeriscape. Rumput bulu Meksiko dapat berbiji sendiri dengan mudah, menjadikannya pilihan dengan perawatan rendah untuk lanskap naturalisasi. Pemangkasan sesekali membantu menjaga tampilannya tetap rapi.

Buat Taman dengan Air Rendah dengan Tanaman Ini

Tanaman Toleran Kekeringan:18 Pilihan Air Rendah untuk Taman yang Berkembang Shutterstock

Memasukkan tanaman tahan kekeringan ke dalam taman memungkinkan Anda menghemat air sambil menikmati lanskap yang subur dan penuh warna. Pilihan kuat ini tumbuh subur dalam kondisi kering dengan sedikit perawatan, menjadikannya sempurna untuk berkebun berkelanjutan. Taman Anda yang hemat air akan tumbuh subur sepanjang tahun jika Anda memilih tanaman sukulen, tanaman keras, atau rumput hias. Mulailah menanam hari ini dan ubah ruang luar ruangan Anda menjadi oasis yang indah dan mudah dirawat!


Teknologi Pertanian
Pertanian Modern
Pertanian Modern