Penggemar berkebun di rumah telah menemukan dunia kacang-kacangan yang luar biasa, kelompok tanaman menawan yang mencakup beragam kacang-kacangan, kacang polong, lentil, kedelai, dan kacang tanah.
Permata serbaguna ini merupakan tambahan yang menarik untuk taman rumah mana pun dan penting bagi kesehatan tanah, keanekaragaman hayati, dan ketahanan pangan.
- Yang membuat kacang-kacangan luar biasa adalah kemampuannya dalam mengikat nitrogen di atmosfer, berkat hubungan simbiosis dengan bakteri bermanfaat yang dikenal sebagai Rhizobium.
Bakteri ini berada di akar kacang-kacangan dan mengubah nitrogen di atmosfer menjadi bentuk yang dapat digunakan, sehingga menjadi pupuk alami.
Dampak positif fiksasi nitrogen tidak hanya terbatas pada kacang-kacangan, tetapi juga meningkatkan kesuburan tanah dan memberi manfaat bagi tanaman lain.
- Petani rumahan dapat menikmati menanam kacang-kacangan di berbagai zona penanaman USDA, mulai dari kacang-kacangan di cuaca dingin seperti kacang polong, lentil, dan kacang fava, yang tahan terhadap embun beku dan tumbuh subur di awal musim semi atau musim gugur, hingga kacang-kacangan di cuaca hangat seperti kacang hijau, kedelai, dan kacang tanah, yang tumbuh subur di kondisi musim panas.
Tukang kebun dapat memastikan pertumbuhan dan panen yang optimal dengan memahami preferensi musiman berbagai kacang-kacangan.
- Kacang-kacangan juga penting dalam praktik berkebun berkelanjutan, seperti penanaman penutup tanah dan rotasi tanaman.
Kacang-kacangan tertentu, seperti semanggi dan vetch, sangat baik untuk tanaman penutup tanah, karena membantu mencegah erosi tanah, menekan gulma, dan meningkatkan kualitas tanah.
Selain itu, memasukkan kacang-kacangan ke dalam rencana rotasi tanaman akan memperkaya kesuburan tanah, sehingga menciptakan lingkungan yang subur untuk tanaman berikutnya.
- Penggemar penanaman pendamping juga dapat memperoleh manfaat dengan memasukkan kacang-kacangan ke dalam tata ruang taman mereka.
Misalnya, metode “Three Sisters”, yang terinspirasi oleh tradisi penduduk asli Amerika, melibatkan penanaman jagung, kacang-kacangan, dan labu.
Jagung menyediakan teralis alami bagi kacang untuk memanjat, sedangkan kacang, dengan kemampuannya dalam mengikat nitrogen, mendukung pertumbuhan jagung dan labu.
Pengaturan yang saling menguntungkan ini memaksimalkan ruang taman dan mendorong perkembangan tanaman yang sehat.
- Selain itu, kacang-kacangan berkontribusi terhadap keanekaragaman hayati dengan menyediakan habitat dan sumber makanan bagi berbagai serangga dan satwa liar.
Kacang-kacangan yang berbunga menarik penyerbuk penting, yang penting untuk reproduksi banyak tanaman lain di kebun.
Selain itu, kacang-kacangan tertentu memiliki sifat penangkal hama alami, membantu mengendalikan hama berbahaya seperti kutu daun dan nematoda, serta mengurangi kebutuhan akan pestisida kimia.
- Dari sudut pandang kuliner, kacang-kacangan adalah harta karun nutrisi, yang berfungsi sebagai sumber protein dan serat makanan penting di seluruh dunia.
- Kacang-kacangan dapat dikeringkan dan disimpan dalam waktu lama, sehingga menjamin sumber makanan yang dapat diandalkan sepanjang tahun.
Kacang-kacangan telah menjadi makanan pokok dalam pola makan manusia selama berabad-abad dan terus memainkan peran penting dalam memberikan nutrisi kepada masyarakat di seluruh dunia.
- Secara ekonomi, kacang-kacangan juga mempunyai dampak yang signifikan.
Tanaman seperti kedelai dan kacang tanah mendukung industri pertanian yang berkembang pesat, memberikan pendapatan bagi petani dan pekerja yang mengolah dan memanen komoditas berharga ini.
- Terakhir, jika dimasukkan ke dalam rotasi tanaman atau sistem tanam penutup tanah, kacang-kacangan dapat membantu meningkatkan kandungan bahan organik di dalam tanah, sehingga berpotensi membantu penyerapan karbon.
Kacang-kacangan adalah hadiah luar biasa bagi pekebun rumah, karena memberikan banyak manfaat selain penampilannya yang sederhana.
Baik itu pertumbuhan kacang tanah yang subur di taman selatan (zona 8) atau tunas lentil yang tumbuh subur di iklim utara yang lebih sejuk (zona 3), kacang-kacangan memikat indera kita sekaligus memberi nutrisi pada bumi dan penghuninya.
21 Varietas Kacang-kacangan yang Mulia
1. Kacang Hijau (Phaseolus vulgaris)
Zona Ketahanan USDA:3-10
Favorit taman klasik, kacang hijau menghasilkan polong empuk dan memanjang yang dipanen sebelum bijinya berkembang sempurna. Mereka tumbuh subur di cuaca hangat dan lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan paparan sinar matahari penuh.
Apakah Anda ingin menyimpan artikel ini?
Kami akan mengirimkannya melalui email agar Anda dapat membacanya nanti!
Dengan menyimpan, Anda setuju untuk menerima email sesekali. Berhenti berlangganan kapan saja.
2. Kacang polong (Pisum sativum)
Zona Ketahanan USDA:3-9
Kacang polong adalah kacang-kacangan musim dingin yang tersedia dalam bentuk cangkang dan varietas polong yang dapat dimakan. Kacang polong ditanam untuk menghasilkan biji yang montok, sedangkan kacang polong yang dapat dimakan memiliki polong yang empuk dan dapat dimakan.
Mereka lebih menyukai suhu yang lebih sejuk dan dapat ditanam di awal musim semi atau akhir musim panas untuk panen musim gugur.
3. Lentil (Lens culinaris)
Zona Ketahanan USDA:7-10
Lentil adalah kacang-kacangan kecil berbentuk lensa yang tersedia dalam berbagai warna. Mereka adalah tanaman musim dingin yang menyukai tanah dengan drainase baik dan sinar matahari penuh.
Lentil terkenal dengan kandungan proteinnya yang tinggi dan digunakan dalam sup, semur, dan salad.
4. Buncis (Cicer arietinum)
Zona Ketahanan USDA:8-10
Buncis, atau kacang garbanzo, adalah kacang-kacangan serbaguna dengan rasa pedas. Mereka adalah tanaman musim panas yang tumbuh subur di tanah yang memiliki drainase baik dan sinar matahari penuh.
Buncis digunakan dalam berbagai hidangan seperti hummus, salad, dan kari.
5. Kedelai (Glycine max)
Zona Ketahanan USDA:3-10
Kedelai adalah kacang-kacangan musim panas yang ditanam karena kandungan proteinnya yang tinggi dan produksi minyaknya. Mereka lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan sinar matahari penuh. Kedelai digunakan dalam berbagai bentuk, seperti tahu, susu kedelai, dan edamame.
6. Kacang Polong Hitam (Vigna unguiculata)
Zona Ketahanan USDA:7-10
Kacang polong adalah kacang-kacangan musim panas dengan biji berwarna krem yang ditandai dengan bintik hitam yang khas. Mereka toleran terhadap kekeringan dan lebih menyukai sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik.
Kacang polong biasanya digunakan dalam masakan selatan.
7. Kacang Lima (Phaseolus lunatus)
Zona Ketahanan USDA:8-11
Kacang lima, atau kacang mentega, adalah kacang-kacangan musim panas yang menghasilkan biji besar dan pipih. Mereka membutuhkan tanah yang dikeringkan dengan baik dan sinar matahari penuh.
Kacang lima lezat saat dimasak dan digunakan dalam sup, semur, dan succotash.
8. Kacang Adzuki (Vigna sudutis)
Zona Ketahanan USDA:5-10
Kacang Adzuki adalah kacang-kacangan musim panas yang berasal dari Asia Timur. Mereka memiliki biji kecil berwarna coklat kemerahan dan rasa manis.
Kacang adzuki membutuhkan tanah yang memiliki drainase yang baik dan sinar matahari penuh dan biasanya digunakan dalam makanan penutup dan sup Asia.
9. Kacang Hijau (Vigna radiata)
Zona Ketahanan USDA:4-11
Deskripsi:Kacang hijau adalah kacang-kacangan musim hangat dengan kacang hijau kecil. Mereka sering tumbuh dan digunakan dalam masakan Asia, salad, tumisan, dan sup. Kacang hijau beradaptasi dengan berbagai zona tahan banting USDA.
10. Kacang Pinto (Phaseolus vulgaris)
Zona Ketahanan USDA:3-10
Kacang pinto adalah kacang-kacangan musim hangat dengan bintik-bintik coklat kemerahan. Mereka lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan sinar matahari penuh.
Kacang pinto biasanya digunakan dalam masakan Meksiko, kacang refried dan cabai.
11. Kacang Navy (Phaseolus vulgaris)
Zona Ketahanan USDA:3-10
Kacang navy adalah kacang-kacangan musim dingin dengan kacang putih kecil berbentuk lonjong. Mereka cocok untuk iklim yang lebih sejuk dan lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan sinar matahari penuh.
Kacang navy biasanya digunakan dalam kacang panggang, semur, dan sup.
12. Kacang Merah (Phaseolus vulgaris)
Zona Ketahanan USDA:3-10
Kacang merah adalah kacang-kacangan musim hangat dengan kacang besar berbentuk ginjal. Mereka lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan sinar matahari penuh.
Kacang merah biasa digunakan dalam cabai, salad, dan masakan Meksiko.
13. Kacang Fava (Vicia faba)
Zona Ketahanan USDA:4-10
Kacang fava, juga dikenal sebagai kacang buncis, adalah kacang-kacangan musim dingin dengan polong besar dan pipih berisi kacang empuk. Mereka lebih menyukai suhu dingin dan tumbuh subur di tanah yang memiliki drainase baik dan sinar matahari penuh.
Kacang fava biasa digunakan dalam masakan Mediterania dan Timur Tengah.
14. Edamame (Glisin maks)
Zona Ketahanan USDA:3-10
Edamame merupakan kedelai muda yang dipanen dalam keadaan masih hijau dan lunak. Tanaman ini merupakan tanaman polong-polongan musim panas yang membutuhkan tanah yang dikeringkan dengan baik dan sinar matahari penuh.
Edamame adalah camilan dan bahan populer dalam masakan Asia.
15. Kacang Azuki (Vigna sudutis)
Zona Ketahanan USDA:5-10
Kacang azuki, juga dikenal sebagai kacang merah, adalah kacang-kacangan musim panas dengan biji kecil berwarna coklat kemerahan. Mereka lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan sinar matahari penuh.
Kacang azuki biasanya digunakan dalam makanan penutup Asia, pasta kacang manis, dan sup.
16. Kacang tunggak (Vigna unguiculata)
Zona Ketahanan USDA:7-10
Kacang tunggak, juga dikenal sebagai kacang polong selatan atau kacang polong bermata hitam, adalah kacang-kacangan musim panas dengan beragam warna dan ukuran. Mereka tumbuh subur dalam kondisi panas dan gersang dan lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan sinar matahari penuh.
Kacang tunggak sering digunakan dalam masakan selatan, salad, dan semur.
17. Kecipir (Psophocarpus tetragonolobus)
Zona Ketahanan USDA:9-11
Kacang kecipir adalah kacang-kacangan musim panas dengan tonjolan mirip sayap yang khas pada polongnya. Mereka lebih menyukai iklim tropis dan membutuhkan tanah yang memiliki drainase baik dan sinar matahari penuh.
Kacang kecipir serbaguna dan dapat digunakan dalam berbagai hidangan, termasuk tumis, salad, dan kari.
18. Kacang Eceng Gondok (Lablab purpureus)
Zona Ketahanan USDA:9-11
Kacang eceng gondok, juga dikenal sebagai kacang lablab, adalah kacang-kacangan musim panas dengan bunga ungu cerah dan polong berwarna-warni yang mengilap. Mereka lebih menyukai iklim tropis dan subtropis dan membutuhkan tanah yang memiliki drainase baik dan sinar matahari penuh.
Kacang eceng gondok sering digunakan dalam tumisan, kari, dan semur.
19. Kacang Panjang (Vigna unguiculata subsp. sesquipedalis)
Zona Ketahanan USDA:9-11
Kacang panjang, juga disebut kacang asparagus atau kacang ular, adalah kacang-kacangan musim panas dengan polong yang panjang dan ramping yang panjangnya mencapai satu yard. Mereka lebih menyukai iklim tropis dan subtropis dan membutuhkan tanah yang memiliki drainase baik dan sinar matahari penuh.
Kacang panjang biasa digunakan dalam masakan Asia dan tumisan.
20. Kacang Merpati (Cajanus cajan)
Zona Ketahanan USDA:9-11
Kacang polong adalah kacang-kacangan musim panas dengan biji berwarna kuning atau coklat kehijauan. Mereka lebih menyukai iklim tropis dan subtropis dan membutuhkan tanah yang memiliki drainase baik dan sinar matahari penuh.
Kacang polong digunakan dalam berbagai masakan, termasuk semur, sup, dan kari.
21. Kacang Beludru (Mucuna pruriens)
Zona Ketahanan USDA:9-11
Kacang beludru, juga dikenal sebagai kacang sapi atau kacang kerbau, adalah kacang-kacangan tropis dengan polong berbulu halus dan biji besar berwarna gelap.
Mereka lebih menyukai iklim hangat dan lembab serta membutuhkan tanah yang memiliki drainase yang baik dan sinar matahari penuh.
Kacang beludru terutama digunakan sebagai tanaman penutup tanah dan perbaikan tanah karena sifat pengikat nitrogennya.
Ingatlah untuk memeriksa pedoman dan rekomendasi penanaman khusus untuk setiap legum, karena kondisi pertumbuhan mungkin berbeda-beda dalam zona tahan banting USDA yang disebutkan.
Berikut artikel lainnya untuk dinikmati:
Jagung, Kacang-kacangan, Labu:Seni Berkebun Tiga Bersaudara (Zona 3-10) [membutuhkan tautan. Artikel ini belum ditayangkan pada saat penulisan]
Bisakah Anda Menanam Tanaman Penutup Dengan Sayuran?
Apakah Clover Baik Untuk Area Lalu Lintas Tinggi?
Juara Taman
Kacang-kacangan berumur panjang, juara yang sederhana namun perkasa bagi kebun, piring, dan planet kita.
Dengan kandungan gizinya yang baik, manfaat ekologis, dan makna budayanya, mari kita hargai dan nikmati keajaiban kacang-kacangan saat kita mengembangkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Jadi tanamlah benih, peliharalah pertumbuhannya, dan nikmati kelimpahan kacang-kacangan. Selamat makan!