
Shutterstock
Musim semi adalah waktu yang tepat untuk menyegarkan taman Anda dengan tanaman penutup tanah yang semarak dan mudah dirawat. Mereka mengisi celah di antara tanaman yang lebih besar, menekan gulma, dan menciptakan karpet yang subur dan tumbuh subur. Apakah Anda memerlukan varietas yang tahan naungan atau menyukai sinar matahari, penutup tanah yang tepat dapat mengubah taman Anda. Berikut adalah opsi terbaik untuk dipertimbangkan pada musim semi ini!
1. Jenny yang merayap

Shutterstock
Creeping Jenny adalah tanaman tahunan yang tumbuh rendah dengan dedaunan hijau cerah di musim semi yang berubah menjadi kuning keemasan selama musim panas. Ini sempurna untuk area yang cerah tetapi juga tahan terhadap naungan parsial. Penutup tanah ini menyebar dengan cepat, membentuk lapisan padat yang mencegah tumbuhnya gulma. Bunga kuning kecilnya di musim semi adalah bonus tambahan. Tanam di sepanjang tepi bedengan taman atau di keranjang gantung untuk efek mengalir.
2. Ivy Inggris

Shutterstock
English Ivy adalah pilihan klasik untuk penutup tanah. Ia dikenal karena kemampuannya mencakup area yang luas dengan cepat. Ia tumbuh subur di bawah sinar matahari dan bayangan, membuatnya sangat serbaguna. Dengan daun hijau tua mengkilap dan kumpulan kecil bunga putih di musim gugur, ini adalah pilihan perawatan rendah yang tahan terhadap berbagai jenis tanah. Namun, penting untuk menjaga agar penyakit ini tetap terkendali, karena penyakit ini dapat bersifat invasif di beberapa wilayah.
Apakah Anda ingin menyimpan artikel ini?
Kami akan mengirimkannya melalui email agar Anda dapat membacanya nanti!
Dengan menyimpan, Anda setuju untuk menerima email sesekali. Berhenti berlangganan kapan saja.
3. Ajuga (Bugleweed)

Shutterstock
Ajuga adalah tanaman keras abadi yang menghasilkan bunga biru, ungu, atau putih yang indah di musim semi. Dedaunannya berkisar dari warna hijau tua hingga ungu dan perunggu, menjadikannya pilihan tepat untuk menambah warna pada area teduh di taman Anda. Tanaman ini ideal untuk ditanam di antara batu loncatan atau sebagai tanaman pembatas, karena tanaman ini membentuk lapisan padat yang dapat menghalangi gulma.
4. Telinga Domba

Shutterstock
Telinga Domba merupakan tanaman penutup tanah yang menarik dengan daun lembut berwarna keperakan yang memberikan tampilan khas dan berbulu halus. Tanaman ini tahan terhadap kekeringan dan tumbuh dengan baik di bawah sinar matahari penuh atau sebagian teduh. Di akhir musim semi, tanaman menghasilkan bunga ungu atau merah muda yang tinggi, menambah sentuhan warna pada taman Anda. Telinga Domba sangat cocok untuk menambah tekstur dan daya tarik, dan ketahanannya membuatnya ideal untuk taman dengan perawatan rendah.
5. Woodruff yang manis

Shutterstock
Sweet Woodruff adalah tanaman abadi yang harum dan selalu hijau yang tumbuh subur di daerah teduh. Bunga putihnya yang halus di musim semi menciptakan kontras yang indah dengan dedaunan hijau tua. Aroma tanaman yang harum menjadikannya tambahan yang bagus di bawah pohon atau di sepanjang jalan setapak yang teduh. Ini juga merupakan pilihan tepat untuk menambahkan penutup tanah yang akan tetap hijau sepanjang tahun.
6. Ground Morning Glory

Shutterstock
Ground Morning Glory adalah tanaman penutup tanah yang tumbuh cepat dan menghasilkan bunga berwarna biru cerah berbentuk terompet di musim semi dan musim panas. Tanaman ini tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan tanah yang buruk, sehingga cocok untuk area yang mungkin terlalu kering atau tandus untuk tanaman lain. Penutup tanah seperti tanaman merambat ini ideal untuk mengisi celah di antara tanaman yang lebih besar dan menambahkan semburat warna pada taman Anda.
7. Timus (Merayap Thyme)

Shutterstock
Creeping Thyme adalah penutup tanah kuat yang berbau harum dan menghasilkan bunga kecil berwarna ungu, merah muda, atau putih di akhir musim semi. Ini sempurna untuk area yang bermandikan sinar matahari dan sangat toleran terhadap kekeringan. Creeping Thyme bekerja dengan baik di antara batu loncatan atau di taman batu, karena dapat menahan lalu lintas pejalan kaki yang ringan. Selain itu, tanaman ini menarik penyerbuk seperti lebah, sehingga dapat membantu mendukung ekosistem taman Anda.
8. Tanaman Musim Dingin Ungu

Shutterstock
Purple Wintercreeper adalah tanaman penutup tanah yang indah dan selalu hijau yang tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh hingga teduh parsial. Dedaunan ungu-merah di musim semi dan musim panas secara bertahap berubah menjadi hijau subur di musim dingin, menawarkan bunga sepanjang tahun. Tanaman dengan perawatan rendah ini sangat cocok untuk menutupi lereng, menambah warna pada tempat-tempat yang membosankan, atau bahkan sebagai titik fokus di sepanjang jalur taman. Tanaman ini juga tahan terhadap rusa, sehingga merupakan pilihan bagus untuk area yang terdapat satwa liar.
9. Sedum (Stonecrop)

Shutterstock
Sedum, atau Stonecrop, adalah tanaman sukulen yang kuat dan tahan kekeringan yang tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan tanah kering yang buruk. Daunnya yang berdaging dan berwarna hijau berubah menjadi merah atau perunggu di musim gugur, dan tanaman menghasilkan kumpulan bunga berwarna merah muda, kuning, atau merah di akhir musim panas atau musim gugur. Sedum sangat cocok untuk taman batu atau area kering dan tandus di taman musim semi Anda yang memerlukan opsi perawatan rendah.
10. Vinca Kecil (Periwinkle)

Shutterstock
Vinca Minor adalah tanaman penutup tanah populer yang terkenal dengan daunnya yang hijau tua dan bunganya yang indah berwarna biru atau ungu yang mekar di musim semi. Ia tumbuh subur di bawah sinar matahari dan bayangan, membuatnya sempurna untuk berbagai lokasi taman. Vinca Minor adalah tanaman yang tumbuh cepat dan dapat menutupi area yang luas, dan lapisannya yang lebat secara efektif menekan gulma. Ini sangat baik terutama untuk menutupi lereng yang teduh atau area di bawah pepohonan.
11. Tuan rumah

Shutterstock
Hostas adalah pilihan tepat untuk area teduh, menawarkan dedaunan besar dan menarik dalam berbagai corak hijau, biru, dan emas. Meskipun tidak menghasilkan bunga yang signifikan, daunnya yang subur dan cerah menambah tekstur dan kedalaman taman Anda. Hosta berfungsi dengan baik sebagai penutup tanah di bawah pohon, di sepanjang jalan setapak, atau di sekitar tanaman lain yang membutuhkan naungan.
12. Rumput Kacang

Shutterstock
Penutup Tanah Kacang Tanah adalah pilihan unik dan menarik bagi para tukang kebun yang mencari penutup tanah dengan perawatan rendah dan tahan kekeringan. Tanaman ini memiliki dedaunan hijau subur dan bunga kecil berwarna kuning menyerupai tanaman kacang tanah. Tanaman ini tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan tanah yang dikeringkan dengan baik, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk tempat cerah di taman Anda. Penutup Tanah Kacang Tanah membentuk lapisan padat yang membantu menekan gulma.
13. Salju di Musim Panas

Shutterstock
Salju di Musim Panas adalah tanaman penutup tanah yang kuat dan tumbuh cepat dengan dedaunan berwarna keperakan dan bunga putih kecil yang mekar di akhir musim semi hingga awal musim panas. Tanaman ini tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh dan tanah yang dikeringkan dengan baik, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk tempat yang cerah dan kering di taman Anda. Tanaman dengan perawatan rendah ini menciptakan kontras yang indah dengan tanaman berwarna lebih gelap dan menambah sentuhan elegan pada lanskap apa pun.
14. Penutup Tanah Dichondra

Shutterstock
Dichondra, sering dikenal sebagai “Air Terjun Perak”, adalah tanaman penutup tanah yang indah dengan daun berbentuk hati berwarna hijau keperakan yang membentuk tikar tebal. Ia tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh hingga teduh parsial dan dapat mentolerir berbagai kondisi tanah. Dichondra sangat ideal untuk keranjang gantung atau sebagai penutup tanah, menambah keindahan dan tekstur pada taman musim semi Anda.
15. Tanaman Merambat Bintang Biru

Shutterstock
Blue Star Creeper adalah pilihan yang sangat baik untuk area yang menerima sinar matahari dan sebagian teduh. Bunganya yang kecil berwarna biru berbentuk bintang mekar di musim semi, menambah warna cerah pada taman Anda. Penutup tanah ini sangat cocok untuk ditanam di antara batu loncatan atau sebagai pengganti rumput, karena dapat menahan lalu lintas pejalan kaki yang ringan sekaligus membentuk tikar yang lebat.
16. Stroberi Tandus

Shutterstock
Stroberi Tandus adalah tanaman penutup tanah yang tumbuh rendah yang menghasilkan bunga kecil berwarna putih di musim semi, diikuti dengan buah beri kecil berwarna merah. Meskipun buah beri biasanya tidak dapat dimakan, tanaman ini menambah warna dan tekstur pada taman Anda. Tanaman ini tumbuh subur di bawah sinar matahari dan teduh parsial dan merupakan pilihan yang sangat baik untuk ditanam di antara tanaman keras lainnya atau di sepanjang tepi taman.
17. Rumput Mondo

Shutterstock
Rumput Mondo adalah tanaman penutup tanah yang unik dan menarik yang tumbuh dalam rumpun yang lebat. Ini ideal untuk area yang teduh, dan dedaunan hijau tua menambah tekstur dan kedalaman taman. Di musim semi, menghasilkan bunga ungu kecil, halus, dan anggun. Mondo Grass mudah dirawat dan bekerja dengan baik baik di taman formal maupun informal.
18. Lonceng Karang (Heuchera)

Shutterstock
Coral Bells adalah penutup tanah abadi populer yang menawarkan beragam warna pada dedaunannya, termasuk nuansa merah, ungu, dan hijau. Di musim semi, tanaman ini menghasilkan paku bunga halus yang menambah tinggi dan daya tarik lanskap. Coral Bells tumbuh subur di tempat teduh sebagian hingga penuh, menjadikannya sempurna untuk taman hutan atau tempat tidur taman yang teduh.
19. Phlox yang merayap

Shutterstock
Creeping Phlox adalah tanaman penutup tanah berwarna-warni dan cerah yang tumbuh subur di bawah sinar matahari penuh. Di musim semi, menghasilkan selimut bunga cerah dalam nuansa merah jambu, ungu, dan putih. Sifatnya yang tumbuh cepat membuatnya sempurna untuk mengisi celah di taman Anda dengan cepat, dan alasnya yang padat membantu menekan gulma. Phlox yang merambat bekerja dengan baik di sepanjang tepi taman, di antara bebatuan, atau sebagai penutup tanah di area yang membutuhkan semburat warna.
20. Spurge Jepang

Shutterstock
Spurge Jepang adalah tanaman penutup tanah hijau yang tumbuh subur di daerah yang teduh atau sebagian teduh. Daunnya yang berwarna hijau tua memberikan perlindungan sepanjang tahun; ini menghasilkan bunga putih kecil di musim semi. Tanaman dengan pertumbuhan rendah ini sangat cocok untuk mengisi ruang di bawah pohon atau semak dan hanya membutuhkan sedikit perawatan setelah ditanam.
21. Jahe Liar

Shutterstock
Jahe Liar adalah tanaman tahunan tumbuh rendah yang tumbuh subur di daerah teduh, menawarkan daun berbentuk hati dan bunga kecil harum di musim semi. Ini sempurna untuk menciptakan tampilan hutan yang subur di taman Anda. Jahe Liar menyebar perlahan dan merupakan pilihan terbaik untuk menambah tekstur dan tanaman hijau pada hamparan taman yang teduh.
22. Pakis

Shutterstock
Pakis adalah penutup tanah serbaguna yang tumbuh subur di daerah lembab dan teduh. Daunnya yang halus dan berbulu menciptakan tikar lembut dan subur yang terlihat alami di taman Anda. Banyak jenis pakis yang tersedia, dengan bentuk dan ukuran daun yang beragam. Pakis sempurna untuk menciptakan nuansa hutan yang tenang dan dapat membantu menciptakan sudut yang damai dan teduh di taman musim semi Anda.
Tanaman Penutup Tanah untuk Taman Musim Semi yang Indah

Shutterstock
Memasukkan tanaman penutup tanah ke dalam taman Anda adalah cara yang bagus untuk menambah tekstur, warna, dan daya tarik sekaligus mempermudah perawatan. Baik Anda mencari tanaman yang tumbuh subur di bawah naungan atau yang menyukai sinar matahari, selalu ada sesuatu untuk setiap taman. Tanaman ini akan membantu mengubah taman musim semi Anda menjadi surga yang semarak dan tidak memerlukan banyak perawatan!