Selamat Datang di Pertanian Modern !
home

5 Bunga yang Dapat Dimakan untuk Ditumbuhkan dan Dimakan

Pemisahan antara taman bunga formal dan petak sayuran yang luas mungkin tampak sulit untuk dijembatani, tetapi kebanyakan tukang kebun mengetahui keuntungan menanam beberapa bunga untuk menambah keindahan taman dan menarik serangga dan penyerbuk yang bermanfaat. Menanam bunga yang dapat dimakan tidak hanya membawa manfaat ini ke taman Anda, tetapi juga menambah kebaruan dan variasi ke piring Anda.

Ada berbagai macam bunga yang bisa digunakan di dapur, menambahkan hiasan berwarna-warni dan beraroma untuk makanan utama, mengambil peran utama dalam salad musim panas yang mengesankan, dan bahkan menambahkan sentuhan kejutan warna dan rasa pada minuman. Dan mungkin yang paling penting, menanam dan menggunakan bunga yang dapat dimakan adalah hal yang menyenangkan.

Catatan Keselamatan Penting

Sebelum Anda mulai berpesta dengan bunga, ada tiga poin keamanan penting yang harus diingat. Pertama, hanya mempertimbangkan makan bunga dari kebun Anda sendiri daripada memanennya dari taman, strip alam atau kebun orang lain. Baik bunga liar maupun yang dibudidayakan dapat terkontaminasi dengan bahan kimia atau kotoran hewan yang tidak ingin Anda konsumsi.

Kedua, hanya makan bunga jika Anda yakin itu aman. Beberapa bunga biasa, terutama digitalis (foxglove) tetapi juga banyak lainnya, dapat menjadi racun atau bahkan mematikan. Dan ketiga, ketika mencoba bunga baru, selalu makan dalam jumlah sedang jika Anda memiliki reaksi alergi yang tidak terduga.

Bunga yang Dapat Dimakan Terbaik untuk Tumbuh

Dengan pesan keselamatan itu, bunga umum mana yang paling enak dimakan? Ada banyak spesies untuk dipilih. Beberapa bunga mungkin tidak akan mengangkat alis berkat warisan ramuan mereka, seperti daun bawang, adas manis hisop, kamomil, lavender dan bijak. Yang lain, seperti kacang polong dan zucchini, adalah bunga dari sayuran biasa. Beberapa opsi yang lebih tidak biasa seperti daylily dan mawar mungkin sedikit lebih mengejutkan.

Berikut adalah lima favorit kami yang menggabungkan keindahan di taman dengan rasa di piring.

1. Nasturtium

Nasturtium sangat serbaguna karena semua bagian tanaman dapat dimakan. Daunnya menjadi daun salad yang enak saat muda, dengan rasa pedas yang mirip dengan roket atau selada, sementara daun yang lebih tua dapat diperlakukan seperti bayam versi yang lebih pedas.

Bunganya menambah kontras manis pada daunnya yang pedas, dan merupakan cara yang bagus untuk menghidupkan salad serta memberikan hiasan yang dapat dimakan berwarna-warni. Anak-anak (dan orang dewasa) dapat memetik bunga langsung dari kebun dan menghisap nektar yang manis. Dan untuk melengkapinya, polong biji dapat diasamkan pada akhir musim sebagai alternatif buatan sendiri untuk caper.

Terbaik dari semuanya, nasturtium mudah dan cepat tumbuh, dengan varietas semak dan trailing yang memasok banyak bunga dalam berbagai warna cerah.

2. Kalendula

Kuning cerah, kelopak oranye atau merah dari bunga calendula menggabungkan rasa madu yang manis dengan warna yang dalam untuk menambah dimensi baru pada banyak hidangan. Taburkan kelopak di atas salad, atau menggunakannya sebagai alternatif kunyit di semua jenis hidangan nasi. Atau untuk penggunaan musim dingin yang hangat, keringkan kelopaknya dan gunakan di akhir tahun untuk mencerahkan sup dan semur.

Untuk menggunakan calendula, potong seluruh kepala bunga, tarik kelopaknya dengan tangan, dan buang sisanya. Pemetikan yang sering akan mendorong lebih banyak bunga, jadi jangan menahan diri.

3. Marigold

Marigold terkait dengan calendula dan menawarkan rangkaian warna kuning dan oranye yang semarak. Namun, rasa memiliki catatan jeruk di samping tepi yang sedikit manis. Gunakan bunga utuh yang lebih kecil sebagai hiasan, atau pisahkan kelopak dari bunga yang lebih besar atau ganda dan taburkan di atas piring untuk memberikan kecerahan aromatik yang sangat baik dengan makanan laut dan kaya, saus krim.

4. Anyelir

Anyelir adalah favorit untuk dipotong berkat keindahannya yang halus dan nuansa merah muda yang cerah, merah, putih dan ungu. Tetapi mereka juga membuat bunga yang dapat dimakan dengan kelopak manis yang mengandung sedikit rempah-rempah seperti cengkeh. Kelopaknya terlihat bagus saat digunakan sebagai hiasan pada kue dan makanan penutup lainnya.

Namun, penting untuk hanya menggunakan kelopak. Sementara bagian tengah dan pangkal bunga tidak berbahaya, seperti yang disarankan oleh beberapa sumber, mereka memang memiliki rasa pahit dan harus dihindari.

Salah satu penggunaan anyelir yang populer dan bermanfaat adalah dengan merendam kelopak dalam sirup gula untuk membuat penyedap minuman, yang lezat ditambahkan ke anggur putih untuk tambahan bunga musim panas.

5. Viola dan Pansy

Akhirnya, violas dan pansy menawarkan percikan warna cerah di taman pada bulan-bulan yang lebih dingin, dan dapat melakukan hal yang sama pada kue, makanan penutup dan hidangan lainnya di mana rasa manis dan aromatik yang lembut cocok. Di luar rasa mereka, keuntungan besar dari biola adalah berbagai macam warna yang mereka miliki, rentang spektrum dari putih melalui kuning dan oranye ke biru dan ungu.

Bunga yang lebih kecil dapat digunakan utuh, sedangkan kelopak individu dari bunga yang lebih besar baik untuk hamburan. Salah satu cara yang mengesankan untuk menggunakan kelopak viola adalah mengecatnya dengan campuran gula dan air yang kuat dan membiarkannya kering. Ini tidak hanya membantu melestarikannya, tetapi hasil seperti permen sangat baik untuk topping lapisan gula pada kue cangkir.

Gagasan menggunakan bunga dalam makanan bisa tampak aneh atau bahkan sedikit sok bagi sebagian orang. Tetapi rasa dan warna ekstra yang mereka bawa dapat menambah dimensi baru pada hidangan yang paling Anda kenal, dan ketika contoh-contoh ini begitu mudah untuk dikembangkan, ini adalah eksperimen yang patut dicoba.


Teknologi Pertanian
Pertanian Modern
Pertanian Modern