Tanaman monstera terkenal dengan daunnya yang mencolok dan terbelah serta warna hijau cerah. Namun terkadang, mereka tidak terlihat sesehat yang seharusnya. Jika Anda melihat perubahan pada Monstera dan bertanya-tanya apakah Monstera memerlukan lebih banyak cahaya, Anda berada di tempat yang tepat.
Cahaya memainkan peran penting dalam menjaga Monstera Anda bahagia dan berkembang. Dalam artikel ini, kami akan membahas tanda-tanda utama yang menunjukkan Monstera Anda membutuhkan lebih banyak cahaya, sehingga Anda dapat memastikannya tetap sehat dan penuh kehidupan.
1. Pertumbuhan Berkaki Panjang

Shutterstock.com
Pertumbuhan berkaki panjang adalah saat tanaman Monstera Anda tumbuh tinggi dan kurus, dengan batang panjang dan daun lebih sedikit. Hal ini terjadi karena tanaman berusaha meraih lebih banyak cahaya.
Ketika cahaya tidak mencukupi, ia akan melebarkan sayapnya, berharap menemukan sumber yang lebih baik. Hal ini menghasilkan batang yang lemah dan memanjang dengan jarak daun yang berjauhan. Jika Anda melihat Monstera Anda terlihat kurus, itu tandanya ia membutuhkan lebih banyak sinar matahari tidak langsung dan terang untuk tumbuh sehat dan montok.
2. Kesenjangan Antar Daun Lebih Lebar

DepositPhotos.com
Perhatikan baik-baik jarak di sepanjang batang Monstera Anda. Jika ada batang gundul yang sangat panjang di antara setiap daun, tanaman tersebut memberi tahu Anda sesuatu yang penting.
Kesenjangan ini disebut ruas, dan secara alami melebar ketika Monstera tidak mendapatkan cukup cahaya. Tanaman ini mengerahkan seluruh energinya untuk mencapai kecerahan daripada mengisinya dengan dedaunan. Monstera yang sehat dengan pencahayaan yang baik menghasilkan daun yang relatif berdekatan di sepanjang batang.
Anda tidak dapat mengecilkan ruas setelah meregang, namun Anda dapat mencegah ruas di masa depan agar tidak menjadi terlalu lebar. Pindahkan tanaman ke tempat yang lebih terang dengan cahaya tidak langsung, dan pertumbuhan baru akan tumbuh lebih rapat dan padat.
Apakah Anda ingin menyimpan artikel ini?
Kami akan mengirimkannya melalui email agar Anda dapat membacanya nanti!
Dengan menyimpan, Anda setuju untuk menerima email sesekali. Berhenti berlangganan kapan saja.
3. Daun Kecil dan Pucat

Perjalanan Tengah
Jika daun Monstera Anda berukuran lebih kecil dari biasanya dan tampak pucat, kemungkinan cahayanya kurang. Cahaya redup dapat menghambat pertumbuhan daun baru, menyebabkan daun menjadi lebih kecil dan kurang semarak dibandingkan daun sehat.
Warna pucat terjadi karena tanaman tidak dapat menghasilkan cukup klorofil tanpa cahaya yang cukup. Hal ini membuat warna daun menjadi lebih terang. Untuk mengatasinya, coba pindahkan Monstera Anda lebih dekat ke jendela yang mendapat lebih banyak sinar matahari tidak langsung.
Jika Anda mempertimbangkan untuk merotasi tanaman untuk meratakan pertumbuhannya, lihat panduan kami tentang Simetris vs. Alami:Kelebihan dan Kekurangan Memutar Monstera Anda.
4. Tidak Ada Fenestrasi pada Daun Baru

Shutterstock.com
Salah satu ciri Monstera yang paling disukai adalah fenestrasinya, yaitu lubang atau belahan daun yang ikonik. Jika Monstera Anda tidak menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan barunya, itu tandanya ia membutuhkan lebih banyak cahaya.
Tanpa cahaya yang cukup, tanaman tidak mempunyai energi untuk menghasilkan karakteristik perpecahan ini. Tanaman muda mungkin memerlukan waktu untuk mengembangkan fenestrasi, namun jika tanaman dewasa tidak memiliki fenestrasi, meningkatkan paparan cahaya dapat membantu mendorong fitur indah ini.
5. Hilangnya Variasi

DepositPhotos.com
Jika Anda memiliki Monstera yang beraneka ragam (seperti Konstelasi Albo atau Thailand), variegasi yang memudar adalah salah satu sinyal paling jelas bahwa tanaman Anda membutuhkan lebih banyak cahaya. Bercak putih krem atau kuning pada daun bergantung pada tanaman yang memiliki cukup energi untuk “membiayai” jaringan yang tidak berfotosintesis.
Ketika cahaya turun terlalu rendah, tanaman mengimbanginya dengan memproduksi lebih banyak klorofil. Daun baru mungkin hampir seluruhnya berwarna hijau, dengan sedikit variasi yang membuat Anda jatuh cinta pada tanaman tersebut.
Varietas beraneka ragam umumnya membutuhkan lebih banyak cahaya daripada Monstera hijau standar. Tempat di dekat jendela terang yang menghadap ke timur atau menghadap ke selatan dengan filter biasanya bisa membantu.
6. Pertumbuhan Lambat atau Terhambat

Shutterstock.com
Jika Monstera Anda tampak tumbuh sangat lambat atau tidak tumbuh sama sekali, mungkin ia kekurangan cahaya. Cahaya sangat penting untuk fotosintesis, yang menyediakan energi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh.
Tanpa cahaya yang cukup, pertumbuhan Monstera Anda akan melambat atau berhenti sama sekali. Hal ini dapat membuat tanaman Anda terlihat kusam dan tidak berubah. Untuk meningkatkan pertumbuhan, tempatkan Monstera Anda di tempat yang lebih terang dengan cahaya tidak langsung, yang akan membantunya berkembang dan tumbuh lebih cepat.
7. Tanah yang Terlalu Lama Basah

DepositPhotos.com
Inilah tanda yang mengejutkan sebagian besar pemilik tanaman. Jika tanah Monstera Anda masih lembap lebih dari sepuluh hari setelah disiram, penyebabnya mungkin adalah cahaya yang tidak mencukupi.
Sinar matahari membantu tanaman menggunakan air secara efisien melalui transpirasi. Dalam kondisi cahaya redup, proses ini melambat, sehingga tanah menjadi basah lebih lama dari seharusnya. Tanah yang terus-menerus basah dapat menyebabkan busuk akar, sehingga memperparah masalah.
Jika Anda melihat tanah tetap basah dan Monstera Anda berada di sudut yang redup, coba pindahkan lokasinya sebelum Anda menyesuaikan jadwal penyiraman. Cahaya yang lebih baik sering kali mengatasi masalah kelembapan dengan sendirinya.
Lihat selengkapnya: 5 Alasan Akar Udara Monstera Anda Perlu Dipangkas (Dan Cara Tepat Melakukannya)
8. Daun Miring Secara Dramatis Menuju Cahaya

Shutterstock.com
Ketika daun Monstera condong ke satu sisi, itu pertanda jelas bahwa tanaman tersebut membutuhkan lebih banyak cahaya. Tanaman secara alami tumbuh menuju sumber cahayanya, namun jika Monstera Anda condong ke arah yang berat, berarti tanaman tersebut tidak mendapatkan cukup cahaya di tempatnya.
Pertumbuhan yang tidak merata ini disebut fototropisme. Untuk mengatasinya, rotasikan tanaman Anda secara teratur atau pindahkan ke tempat dengan pencahayaan tidak langsung yang lebih konsisten sehingga dapat tumbuh merata.
Tahukah Anda? Monstera berasal dari hutan hujan tropis di Amerika Tengah dan Meksiko, tempat mereka memanjat pohon untuk mendapatkan sinar matahari yang disaring melalui kanopi. Di rumah Anda, jendela yang menghadap ke timur sering kali memberikan kesesuaian yang paling dekat dengan kondisi alam tersebut.
9. Hijau Tua, Daun Terkulai

Shutterstock.com
Daun berwarna hijau tua dan terkulai dapat menunjukkan bahwa Monstera Anda tidak mendapat cukup cahaya. Jika tingkat cahaya terlalu rendah, daun tanaman mungkin menjadi lebih gelap karena kesulitan menghasilkan energi yang cukup.
Kelesuan terjadi karena tanaman sedang menghemat energi sehingga tampak lemas. Untuk membantu Monstera Anda tumbuh subur, pindahkan ke tempat dengan pencahayaan lebih baik, namun hindari sinar matahari langsung, yang dapat membakar daun.
10. Peningkatan Aktivitas Hama

DepositPhotos.com
Monstera yang stres karena cahaya redup menjadi lebih rentan terhadap hama seperti tungau laba-laba, kutu putih, dan agas jamur. Tanaman yang sehat menghasilkan pertahanan alami terhadap serangga, namun tanaman yang kekurangan cahaya tidak memiliki energi untuk mengimbanginya.
Agas jamur sangat umum terjadi dalam skenario ini. Mereka tumbuh subur di tanah yang tetap lembab terlalu lama, yang (seperti yang telah kita bahas di atas) merupakan gejala dari terlalu sedikit cahaya. Jika Anda terus berjuang melawan masalah hama yang berulang meskipun telah berhasil menanganinya, penyebab utama mungkin terletak pada lokasi pabrik Anda, bukan pada serangga itu sendiri.
Meningkatkan eksposur cahaya Monstera dapat membantunya bangkit kembali dan membangun ketahanan alaminya lagi.
Jika Monstera Anda tampak macet dan Anda sedang menunggu pertumbuhan baru, 5 Tips untuk Induk Tanaman yang Tidak Sabar dalam Mempercepat Pembukaan Daun Monstera mungkin berguna bagi Anda.
11. Daun Bagian Bawah Menguning

Shutterstock.com
Jika daun bagian bawah Monstera Anda menguning, itu mungkin pertanda kurangnya cahaya. Jika tanaman tidak mendapat cukup cahaya, tanaman akan memprioritaskan pertumbuhan baru dan membiarkan daun tua mati, yang sering kali menyebabkan tanaman menguning.
Ini adalah cara pabrik menghemat energi. Jika Anda melihat daun bagian bawah menguning, coba pindahkan Monstera Anda ke lokasi yang lebih terang untuk mendapatkan cahaya yang dibutuhkannya agar tetap sehat.
Membuat Monstera Anda Kembali Sehat

Shutterstock.com
Jika Anda melihat salah satu dari tanda-tanda ini, jangan khawatir. Monstera Anda dapat bangkit kembali dengan perawatan yang tepat. Meningkatkan jumlah cahaya tidak langsung yang diterima tanaman Anda dapat memberikan perbedaan besar.
Temukan titik terang di dekat jendela, tetapi jauhkan dari sinar matahari langsung untuk mencegah daun terbakar. Dengan lebih banyak cahaya, Monstera Anda akan mulai menumbuhkan daun yang kuat dan subur kembali, penuh dengan fenestrasi indah yang kita semua sukai.
Sedikit penyesuaian akan membantu menjaga Monstera Anda tetap sehat dan berkembang.