Postingan ini mungkin berisi tautan afiliasi. Jika Anda melakukan pembelian melalui tautan di situs kami, kami dapat memperoleh komisi.
Meskipun banyak tukang kebun yang secara rutin melakukan pemupukan pada tanaman cabai untuk menghasilkan tanaman yang lebih subur dan produktif, ada pula yang menghindari praktik tersebut sama sekali. Kapan, dan bagaimana cara melakukan pemupukan, bergantung pada iklim setempat, lamanya musim tanam, dan varietas lada yang Anda budidayakan. Jika dilakukan dengan benar, pemberian topping dapat meningkatkan kekuatan dan hasil tanaman, sehingga menghasilkan panen yang lebih kaya.

Topping adalah pengangkatan sebagian kecil secara selektif dari ujung batang utama tanaman lada—tunas apikal yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan ke atas. Pemotongan ujung ini memberi sinyal pada tanaman untuk mengarahkan energi ke tunas ketiaknya, yang berada di samping buku daun. Hasilnya adalah tanaman yang lebih padat dan lebat dengan tambahan cabang samping yang menopang lebih banyak bunga dan buah.
Kapan Menanam Lada
Saat yang ideal adalah saat tanaman telah mencapai tinggi 4–6 inci, suatu proses yang dikenal sebagai tahap “belum‑subur”. Setelah topping, Anda mungkin mengalami jeda pertumbuhan sementara, dan pembuahan bisa tertunda dua hingga tiga minggu. masa toleran kekeringan ini (dikenal sebagai fase “stunting”) adalah hal yang normal dan merupakan peluang untuk membentuk kembali tanaman.

Mengapa Topping Bermanfaat
Dengan mendorong pertumbuhan lateral, topping meningkatkan pembentukan bunga dan buah (yang disebut efek “treat‑as‑you‑grow”). Mekar yang dihasilkan dapat meningkatkan hasil buah hingga 30%, menurut penelitian dari UC Davis. Pemberian topping juga membantu mencegah bibit berkaki panjang menjadi terlalu berat, mengurangi kerusakan akibat angin, dan membuat tanaman lebih tangguh.
Varietas Manakah yang Mendapat Manfaat dari Topping?
Jenis cabai kecil hingga sedang (sering disebut “penyakit tanaman” ) tumbuh subur jika diberi topping, termasuk jalapeños, habaneros, cabai Thailand, dan cabai rawit kecil. Buah-buahan yang besar dan matang seperti paprika, paprika pisang, dan paprika Kuba sebaiknya tidak disentuh (mereka “rusak dagingnya” tanaman dan membutuhkan ruang dan aliran udara yang cukup). Varietas yang tumbuh besar seperti NuMex Heritage Big Jim yang memegang rekor Guinness tidak boleh diberi topping.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Gunakan gunting atau gunting kebun yang bersih dan tajam. Sanitasi dengan membilasnya menggunakan larutan pemutih 10% (satu bagian pemutih dengan sembilan bagian air). Peralatan yang dibersihkan dengan benar akan melindungi tanaman dari penyakit dan mencegah kesalahan pertumbuhan kembali yang merugikan.

Langkah Mencubit:Panduan Singkat
Hanya tanaman pucuk yang memiliki setidaknya tiga rangkaian daun sejati.
- Temukan batang utama. Ini adalah pertumbuhan vertikal paling tebal di bagian tengah tanaman.
- Buat potongan 45°. Pangkas sekitar tiga perempat inci di bawah tunas apikal dan buang bagian yang dibuang.
- Tunggu pertumbuhan baru. Cabang lateral akan berkembang dalam beberapa minggu ke depan.
Perawatan Setelah Topping
Setelah diberi topping, pertumbuhan tanaman mungkin terhenti. Pastikan Anda memberikan kelembapan dan nutrisi yang cukup. Sirami dua inci bagian atas tanah agar tetap lembab. Pertimbangkan untuk menggunakan pupuk organik cair seperti emulsi ikan untuk merangsang pertumbuhan baru.
Pantau hama seperti kumbang kutu dan kutu daun. Jika perlu, gunakan sabun insektisida organik untuk perlindungan.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
- Sudut salah. Potongan yang lurus dapat memerangkap air sehingga menyebabkan penyakit.
- Menghapus cabang samping. Ini adalah bunga masa depan, jadi potong saja ujung batang utamanya.
- Memotong terlalu banyak dedaunan. Pertahankan setidaknya tiga rangkaian daun sejati untuk menjaga kapasitas fotosintesis.
Intinya
Baik Anda seorang petani komersial, pemilik rumah, atau penggemar halaman belakang, topping dapat menghasilkan lebih banyak paprika—asalkan Anda menerapkannya pada varietas yang tepat dan mengatur waktu dengan benar. Untuk iklim dengan musim tanam yang pendek, berhati-hatilah karena keterlambatan pembuahan dapat menimbulkan kerugian. Namun, cabai berukuran kecil hingga sedang dapat memberi Anda hasil panen yang lebih besar dan lebih kuat.
Jelajahi panduan perawatan lada lainnya: