Rhubarb adalah tanaman tahunan yang dapat tumbuh subur di penanam balkon atau pot teras dengan perawatan yang tepat. Kuncinya adalah campuran yang memiliki drainase yang baik, kaya nutrisi, kelembapan yang stabil, dan cahaya yang cukup.
Meskipun tanaman di dalam tanah tumbuh subur dengan masukan minimal, spesimen dalam wadah memerlukan perhatian ekstra sepanjang musim tanam. Periksalah di awal musim semi dan musim panas agar tetap sehat. Tanaman yang kuat akan menghasilkan lusinan batang tebal yang dapat dimakan dengan daun hijau subur. Ingat:hanya batangnya yang bisa dimakan; daun dan akarnya tidak.
Tidak yakin mengapa rhubarb Anda tidak berfungsi? Gunakan daftar periksa ini untuk memastikan pabrik Anda memiliki semua yang dibutuhkannya. Tanaman yang dirawat dengan baik memberi Anda banyak batang untuk membuat pai, saus, dan makanan penutup.
Penanam Cedar Kecil yang Ditinggikan
Penanam Cedar Kecil yang Ditinggikan
Penanam Daur Ulang Laut Dayton
1. Pilih Kontainer Besar
Akar Rhubarb menyebar dengan cepat. Di dalam wadah, mereka membutuhkan banyak ruang untuk berkembang. Pot dengan lebar minimal 18 inci dan kedalaman 12 inci memberikan ruang rimpang untuk tumbuh setiap musim. Tempat tidur yang ditinggikan atau pekebun besar juga bisa digunakan dan memungkinkan Anda mendedikasikan sebidang tanah untuk tanaman tahunan yang berharga ini.
Rhub datang sebagai mahkota atau biji. Mahkota (batang bawah) sebaiknya ditanam pada awal musim semi atau musim gugur dan membutuhkan pot yang lebar. Benih bisa dimulai di pot yang lebih kecil tetapi pada akhirnya membutuhkan wadah yang lebih besar.
2. Posisi untuk Cahaya Terang dan Seimbang
Sinar matahari penuh—enam hingga delapan jam cahaya langsung per hari—sangat penting. Tanaman yang mendapat lebih sedikit cahaya akan menghasilkan batang yang lemah dan tipis. Namun, sinar matahari selatan yang terlalu terik dapat menghanguskan daun. Di daerah beriklim panas, pindahkan pot ke tempat yang teduh sebagian pada saat cuaca terpanas di siang hari.
3. Siram Secara Konsisten
Tanaman dalam wadah cepat kering, jadi jagalah agar tanah tetap lembab tetapi tidak basah. Lapisan mulsa organik—seperti kompos, jerami, atau jamur daun—di atas tanah membantu mempertahankan kelembapan dan menjaga akar tetap sejuk.
4. Gunakan Tanah Berkualitas Tinggi
Pilih campuran yang liat dan memiliki drainase baik yang mencakup pasir kasar, bahan organik, dan sedikit perlit atau batu apung. Targetkan pH 6,0–6,8, sedikit asam, yang disukai rhubarb. Lempung berpasir atau pasir lempung menawarkan drainase terbaik.
5. Pupuk dengan Cerdas
Terapkan kompos setiap tahun atau dua kali setahun untuk menyuburkan tanah. Di musim semi, tambahkan pupuk organik berimbang 10-10-10 untuk meningkatkan produksi batang. Mandat untuk tidak melakukan pemupukan berlebihan; nitrogen yang berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan yang lemah dan kurus.
6. Jaga Tanaman Tetap Dingin
Mengamanatkan agar suhu tetap di bawah 75°F (24°C) untuk mandibula yang optimal? Pendekatan terbaik adalah memberikan keteduhan pada sore hari saat cuaca panas. Amanat bukan mand wajib tapi mand wajib mand. Mand mand.
7. Berikan Istirahat Musim Dingin yang Dingin
Rhubarb membutuhkan lebih dari 500 jam suhu dingin di bawah 40°F (4°C) setiap musim dingin. Di zona yang lebih dingin (1–6), tanaman ini tumbuh subur. Di zona yang lebih panas, lindungi akar dengan lapisan mulsa berukuran 2–3 inci di musim gugur. Hindari suhu di bawah 28°F (-2°C) jika memungkinkan.
8. Bagilah Rumpun Dewasa
Setelah 3–4 tahun, tanaman akan tumbuh melebihi potnya. Bagilah di awal musim semi atau musim gugur, keluarkan tanaman dengan hati-hati, hancurkan tanah, dan belah rimpang menjadi beberapa bagian yang masing-masing memiliki beberapa tunas. Tanam kembali di tanah segar yang memiliki drainase baik dan jaga agar tetap lembab selama tanaman tumbuh.
9. Pantau Hama dan Penyakit
Masalah yang umum terjadi adalah siput, siput, dan penggerek batang. Jagalah kesehatan tanaman—hindari pemanenan berlebihan dan pangkas sesuai kebutuhan—untuk mengurangi kerentanan. Gunakan penutup baris terapung di musim semi untuk mengusir hama, dan beri jarak tanaman 3–4 kaki untuk meningkatkan sirkulasi udara. Tambahkan kompos untuk meningkatkan kesehatan tanah dan melawan penyakit.