
Depositphotos
Berkebun adalah hal yang menyenangkan, tetapi bisa memakan waktu, mahal, dan haus air. Biaya tanah, peralatan, air, dan pemeliharaan dapat meningkat dengan cepat. Ditambah lagi, banyak tukang kebun berjuang melawan hama, gulma, dan tanaman gagal. Di sinilah solusi inovatif dan sederhana menjadi berguna. Kiat-kiat berkebun yang jenius ini akan membantu Anda menumbuhkan taman yang subur sekaligus menghemat waktu, menghemat air, dan menjaga biaya tetap rendah. Trik ini akan mengubah permainan berkebun Anda jika Anda seorang pemula atau profesional.
1. Gunakan Ampas Kopi sebagai Pupuk

Depositphotos
Jangan membuang ampas kopi bekas Anda! Mereka kaya akan nitrogen dan membantu memperbaiki struktur tanah. Taburkan saja di sekitar tanaman Anda untuk peningkatan alami. Ampas kopi juga menarik perhatian cacing tanah, yang dapat menganginkan tanah dan meningkatkan kesehatan tanaman. Mereka membantu menjaga kelembapan dan sedikit mengasamkan tanah, yang disukai banyak tanaman. Pastikan untuk menggunakannya secukupnya untuk menghindari pemadatan tanah. Campurkan ke dalam kompos untuk mendapatkan pupuk yang menyeluruh.
2. Siram Tanaman dengan Air Masak

Depositphotos
Setelah merebus pasta atau sayuran, biarkan airnya dingin dan gunakan untuk menyiram tanaman Anda. Penuh dengan nutrisi yang akan disukai taman Anda. Pati dan mineral memberikan nutrisi yang lembut, terutama untuk sayuran berdaun hijau. Hindari penggunaan air asin, karena garam dapat membahayakan tanaman. Saring sisa makanan sebelum menuangkannya. Tindakan ini akan menggunakan kembali air yang biasanya Anda buang, sehingga menghemat uang dan sumber daya.
Apakah Anda ingin menyimpan artikel ini?
Kami akan mengirimkannya melalui email agar Anda dapat membacanya nanti!
Dengan menyimpan, Anda setuju untuk menerima email sesekali. Berhenti berlangganan kapan saja.
3. Mulsa dengan Potongan Rumput

Depositphotos
Daur ulang sisa halaman rumput Anda dengan menyebarkannya di sekitar hamparan taman Anda. Mereka menjaga kelembapan, menekan gulma, dan menambahkan nutrisi saat mereka terurai. Kliping segar juga menyediakan nitrogen cepat untuk pertumbuhan tanaman. Gunakan lapisan tipis untuk mencegah jamur dan bau. Jika lapisannya banyak, biarkan kliping mengering terlebih dahulu. Ini adalah cara yang berkelanjutan dalam memanfaatkan sampah pekarangan.
4. Gunakan Kembali Botol Plastik untuk Irigasi Tetes

Depositphotos
Buat lubang pada botol plastik, kubur di dekat akar tanaman, dan isi dengan air. Sistem pelepasan lambat ini menghidrasi tanaman tanpa limbah. Ini memastikan air mencapai akar yang dalam daripada menguap. Gunakan saat hari panas atau saat Anda bepergian. Ini bermanfaat untuk tomat, paprika, dan mentimun. Penggunaan kembali botol juga mencegah plastik masuk ke tempat pembuangan sampah.
5. Tanam di Gulungan Kertas Toilet

Depositphotos
Mulai pembibitan di gulungan kertas toilet. Mereka dapat terurai secara hayati dan memudahkan pemindahan; tanam semuanya di tanah. Gulungan melindungi akar dan mencegah guncangan transplantasi. Ia juga perlahan terurai, memberi makan tanah. Pastikan untuk membuat lubang drainase di bagian bawah. Ini adalah cara yang bagus untuk mengurangi sampah rumah tangga.
6. Gunakan Garam Epsom untuk Mekar Lebih Besar

Depositphotos
Taburkan garam Epsom di sekitar tanaman berbunga. Magnesium meningkatkan pertumbuhan dan membantu tanaman menyerap nutrisi dengan lebih baik. Ini bermanfaat untuk mawar, tomat, dan paprika. Larutkan dalam air untuk semprotan daun cepat. Penggunaan yang berlebihan dapat mempengaruhi keseimbangan tanah, jadi gunakanlah secukupnya saja. Periksa kadar magnesium tanah terlebih dahulu jika tidak yakin.
7. Perangkap Hama dengan Bir

Depositphotos
Tuangkan bir ke dalam piring dangkal dan letakkan di sekitar taman Anda. Siput dan siput menyukainya, dan tenggelam dalam prosesnya. Ragi menarik mereka dengan cepat. Kubur piring di permukaan tanah untuk hasil terbaik. Ganti bir setiap beberapa hari. Cara ini aman untuk hewan peliharaan dan lingkungan.
8. Kumpulkan Air Hujan dalam Barel

Depositphotos
Siapkan tong hujan untuk menghemat tagihan air. Gunakan sumber air gratis ini selama musim kemarau untuk menjaga taman Anda tetap subur. Pasang layar untuk menghalangi kotoran dan nyamuk. Gunakan air dalam beberapa hari untuk menghindari stagnasi. Ini sempurna untuk menyiram bunga, sayuran, dan halaman rumput. Periksa peraturan setempat sebelum mengumpulkan.
9. Gunakan Karton untuk Memblokir Gulma

Depositphotos
Letakkan karton di antara baris atau di bawah mulsa. Ini menghalangi sinar matahari, menghentikan pertumbuhan gulma, dan rusak seiring waktu. Basahi karton untuk membantunya menempel ke tanah. Ini juga menarik cacing sehingga meningkatkan kesehatan tanah. Lepaskan label atau selotip plastik sebelum diletakkan. Ini adalah penghalang gulma yang murah dan efektif.
10. Tumbuh Secara Vertikal

Depositphotos
Hemat ruang dengan menanam mentimun, kacang-kacangan, dan tanaman pemanjat lainnya di teralis atau sangkar. Lebih mudah memanen dan menjaga kebersihan buah. Berkebun vertikal meningkatkan sirkulasi udara, mengurangi penyakit. Ini juga menciptakan tampilan yang rapi dan terorganisir. Gunakan penyangga yang kuat untuk buah yang berat seperti melon. Cocok untuk pekarangan kecil atau teras.
11. Spidol Tanaman DIY dari Stik Es Loli

Depositphotos
Stik es loli bisa menjadi penanda tanaman yang mudah dan ramah lingkungan. Tuliskan nama tanaman dengan spidol atau cat permanen, dan tempelkan pada tanah di dekat setiap tanaman. Anda dapat menghiasnya dengan warna atau stiker untuk menambah kesenangan. Bahan-bahan ini ringan, mudah terurai secara hayati, dan ramah anak. Tutup saja dengan pernis bening jika Anda ingin tahan lama saat hujan atau disiram. Ini adalah cara sederhana dan kreatif untuk tetap teratur di taman.
12. Kayu Manis untuk Mencegah Jamur

Depositphotos
Taburkan kayu manis pada tanah tanaman untuk mencegah jamur dan jamur. Ini adalah antijamur alami dan aman. Ini juga mencegah semut dan beberapa hama. Gunakan setelah penyiraman untuk menghentikan masalah kelembapan. Kayu manis membantu mencegah redaman, yang merupakan pembunuh bibit yang umum. Ini adalah makanan pokok di dapur yang berubah menjadi pahlawan taman.
13. Kulit Telur Hancur untuk Kalsium

Depositphotos
Tambahkan kulit telur yang dihancurkan ke tanah Anda untuk meningkatkan kadar kalsium. Cocok untuk tomat, paprika, dan mawar. Kalsium mencegah pembusukan ujung bunga dan memperkuat dinding sel. Bilas dan keringkan cangkang sebelum dihancurkan. Anda juga bisa merendamnya dalam air untuk mendapatkan semprotan kaya kalsium. Ini cara yang bagus untuk menggunakan kembali sisa-sisa dapur.
14. Kompos dalam Ember

Depositphotos
Tidak ada ruang untuk tumpukan kompos? Gunakan ember berpenutup untuk membuat kompos sisa-sisa dapur. Aduk secara teratur dan gunakan campuran kaya di tempat tidur Anda. Bor lubang di tutupnya untuk aliran udara. Tambahkan bahan kering seperti daun untuk menyeimbangkan kelembapan. Ini mengurangi limbah dan meningkatkan nutrisi tanah. Bahkan tukang kebun apartemen pun dapat membuat kompos dengan cara ini.
15. Tanam Herbal untuk Mengusir Serangga

Depositphotos
Herbal seperti kemangi, mint, dan rosemary dapat mengusir hama secara alami. Tanam di dekat sayuran untuk perlindungan bawaan. Lavender dan serai juga mengusir serangga. Tumbuhan ini juga menarik penyerbuk seperti lebah. Panen juga untuk dimasak atau dibuat teh. Ini adalah tanaman multitugas yang pasti Anda sukai.
16. Gunakan Koran sebagai Mulsa

Depositphotos
Setelah membaca koran Anda, jangan membuangnya; gunakan kembali sebagai mulsa taman! Lapisi halaman di sekitar tanaman Anda dan tutupi dengan tanah atau jerami. Penghalang alami ini membantu menghalangi gulma, mempertahankan kelembapan, dan akhirnya terurai menjadi kompos. Kebanyakan tinta koran berbahan dasar kedelai dan aman untuk taman. Cukup basahi halamannya agar tetap di tempatnya. Gratis, ramah lingkungan, dan sangat praktis!
17. Bekukan Berry Ekstra di Baki

Depositphotos
Tempatkan buah beri yang sudah dicuci dalam satu lapisan di atas loyang dan bekukan hingga padat. Hal ini mencegah mereka berkumpul bersama. Setelah dibekukan, pindahkan ke dalam kantong freezer berlabel untuk penyimpanan jangka panjang. Ini sangat cocok untuk stroberi, blueberry, dan raspberry. Buah beri beku sangat cocok untuk smoothie, kue, atau camilan. Metode ini mempertahankan rasa dan mengurangi limbah dari buah yang terlalu matang.
18. Mulai Benih dalam Karton Telur

Depositphotos
Karton telur adalah ukuran yang sempurna untuk bibit. Cukup buat lubang untuk drainase dan Anda siap. Labeli setiap sel dengan spidol. Simpan karton di atas nampan untuk menampung air. Jika sudah siap, potong dan tanam langsung. Ini adalah taman kanak-kanak yang cerdas dan tanpa biaya.
19. Gunakan Kembali Sepatu Lama sebagai Penanam

Depositphotos
Sepatu tua dengan lubang drainase bisa menjadi pekebun yang menyenangkan dan funky. Cocok untuk bunga kecil atau herba. Pilih sepatu kokoh yang tidak akan roboh. Lapisi dengan jaring atau koran jika perlu. Tempatkan mereka di tangga atau pagar untuk pesona. Ini adalah ide kreatif untuk menggunakan kembali alas kaki yang sudah usang.
20. Air di Pagi Hari

Depositphotos
Penyiraman lebih awal mengurangi penguapan dan memberi waktu bagi tanaman untuk menyerap kelembapan sebelum matahari mencapai puncaknya. Ini membantu mencegah jamur dan penyakit, dan tanaman tetap terhidrasi sepanjang sore yang panas. Hindari penyiraman pada malam hari untuk mengurangi risiko jamur. Penyiraman di pagi hari menjaga taman Anda tetap sehat.
21. Gunakan Kain Sunblocker untuk Melindungi Tanaman

Depositphotos
Kain tabir surya sederhana melindungi tanaman halus dari sengatan matahari dan tekanan panas selama gelombang panas. Ini bisa berupa kain tipis atau jaring peneduh yang dibuat khusus untuk membantu mengurangi sinar matahari langsung. Ini menurunkan suhu tanah, mengurangi penguapan, dan mencegah layu. Pilih kain dengan kerapatan warna 30 hingga 50% untuk sayuran. Letakkan di atas lingkaran, tiang pancang, atau bingkai sederhana untuk memudahkan pengaturan. Hapus setelah suhu kembali normal untuk memungkinkan paparan sinar matahari penuh.
22. Tambahkan Timer ke Selang Anda

Depositphotos
Pasang pengatur waktu ke selang taman Anda untuk penyiraman otomatis. Ini menghemat waktu dan memastikan kelembapan yang konsisten. Pilih model digital atau mekanis. Cocok untuk jadwal sibuk atau liburan. Ini mencegah penyiraman berlebihan atau kekeringan. Tanaman Anda tetap menjalani rutinitas yang sempurna.
23. Gunakan Cuka untuk Membasmi Gulma

Depositphotos
Semprotkan cuka putih langsung pada gulma untuk membunuhnya secara alami. Ini adalah alternatif yang aman dan bebas bahan kimia. Untuk hasil yang cepat, paling baik dilakukan pada hari cerah. Hindari kontak dengan bunga atau rumput. Gunakan botol semprot untuk pengaplikasian yang ditargetkan, bahkan pada rumput liar di halaman atau jalur taman. Aplikasikan kembali sesuai kebutuhan untuk noda membandel atau membandel.
Berkebun yang Lebih Cerdas Menjadi Mudah

Depositphotos
Anda dapat menjadikan taman Anda lebih efisien, hemat anggaran, dan ramah lingkungan dengan beberapa trik berkebun yang cerdas. Peretasan yang telah teruji waktu ini membantu meminimalkan limbah, menghemat air, dan memaksimalkan kesehatan tanaman. Mereka juga bagus untuk pemula dan tukang kebun berpengalaman. Menggunakan barang-barang sederhana yang sudah Anda miliki di rumah menjadikannya mudah dan hemat biaya. Cobalah kiat-kiat ini hari ini dan nikmati lebih banyak bersantai di taman, bukan bekerja keras!