Selamat Datang di Pertanian Modern !
home

Studi Menemukan Salmon dan Nila Atlantik yang Dibudidayakan Adalah Produsen Bersih Omega‑3

Salmon Atlantik yang dibudidayakan di Kepulauan Faroe dan nila yang dibudidayakan di Tiongkok telah terbukti menghasilkan surplus bersih asam lemak esensial omega‑3 EPA dan DHA, menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Reviews in Fisheries Science &Aquaculture .

Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Wesley Malcorps dari Blue Food Performance dan Institut Akuakultur Universitas Stirling bekerja sama dengan Pusat Ketahanan Stockholm, menggunakan Alat Kinerja FIFO yang diperbarui untuk menilai efisiensi pola makan akuakultur kontemporer dan bersejarah. Alat ini menghitung metrik Fish In:Fish Out (FIFO), yang mengungkapkan berapa banyak ikan liar yang dibutuhkan untuk memproduksi ikan budidaya dan melacak retensi omega-3 utama.

Temuan utama menunjukkan bahwa produksi bersih EPA dan DHA (neFIFO <1,0) sebagian besar didorong oleh penggunaan bahan-bahan laut yang bersumber dari produk sampingan yang tidak cocok untuk dikonsumsi langsung oleh manusia. Pendekatan ini mengubah operasi akuakultur tertentu menjadi kontributor bersih nutrisi berharga ini.

Studi Menemukan Salmon dan Nila Atlantik yang Dibudidayakan Adalah Produsen Bersih Omega‑3

Metrik ketergantungan ikan (warna gelap), efisiensi ikan (warna sedang), dan efisiensi nutrisi (EPA+DHA) (warna terang), untuk spesies akuakultur utama, yang dihitung menggunakan FIFO Performance Tool. Nilai bervariasi antar spesies tergantung pada komposisi makanan, sistem produksi, dan kondisi lingkungan atau pengelolaan lainnya. (Sumber gambar:Blue Food Performance)

Studi ini didasarkan pada literatur yang meneliti penggunaan bahan-bahan laut dalam budidaya perikanan, membandingkan berbagai metodologi untuk mengukur ketergantungan dan efisiensi ‘ikan sebagai pakan’. Hal ini menggarisbawahi pentingnya menyelaraskan FIFO dengan kerangka Penilaian Siklus Hidup (LCA) yang digunakan untuk jejak karbon dan analisis dampak lingkungan yang lebih luas.

FIFO Performance Tool, yang dikembangkan oleh Blue Food Performance, telah mendapatkan perhatian di industri ini, dengan lebih dari 100 pengguna—termasuk produsen pakan terkemuka, produsen bahan baku, LSM, dan peneliti akademis. Pembaruan terkini memungkinkan pengguna membandingkan pola makan spesies, membuat tolok ukur skenario bahan alternatif, dan mengevaluasi kinerja FIFO di berbagai operasi akuakultur.

Wesley Malcorps, penulis utama studi ini, menyatakan:“Kerangka kerja keberlanjutan ‘ikan sebagai pakan’ yang terpadu mengubah kita dari klaim yang terfragmentasi dan tidak terverifikasi menjadi dampak yang kredibel—melalui pengukuran yang konsisten, perbandingan yang jelas, dan transparansi bersama.”

Studi Menemukan Salmon dan Nila Atlantik yang Dibudidayakan Adalah Produsen Bersih Omega‑3

Richard Newton, Spesialis LCA di Blue Food Performance, menambahkan:"nFIFO mewakili puncak evolusi bertahun-tahun dalam metrik yang mengukur efisiensi bahan-bahan laut dalam akuakultur. Kita harus menjadi jauh lebih efisien dengan sumber daya yang kita miliki untuk menghasilkan tidak hanya makanan, tetapi juga nutrisi berkualitas."

Perikanan
Pertanian Modern
Pertanian Modern