
Depositphotos.com
Mencari aktivitas musim panas menyenangkan yang mengajarkan anak-anak tentang alam sebelum mereka kembali ke sekolah? Berkebun sangat cocok untuk generasi muda yang penuh rasa ingin tahu, dan banyak tanaman tumbuh cukup cepat sehingga menunjukkan hasil yang mengesankan hanya dalam hitungan hari atau minggu.
Musim panas akan segera berakhir, namun masih ada banyak waktu untuk menanam benih yang tumbuh cepat bersama anak-anak Anda. Varietas yang tumbuh dengan cepat ini akan memberikan kepuasan kepada anak-anak saat melihat hasilnya sebelum liburan musim panas berakhir, menciptakan kegembiraan tentang alam sekaligus mengajarkan kesabaran dan tanggung jawab.
1. Lobak (Raphanus sativus)

Depositphotos.com
Lobak adalah salah satu sayuran yang tumbuh paling cepat, dan beberapa varietas hanya tumbuh dalam 3-4 hari. Anak-anak akan senang melihat tunas hijau kecil muncul hampir dalam semalam, menjadikannya sempurna untuk tukang kebun muda yang tidak sabaran.
Seluruh siklus pertumbuhan hanya membutuhkan waktu 3-4 minggu, sehingga anak-anak dapat menanam, mengamati, dan memanen lobaknya sebelum kembali ke sekolah. Cobalah menanamnya dalam wadah bening sehingga anak-anak dapat mengamati perkembangan akar yang terjadi di bawah tanah.
2. Selada (Lactuca sativa)

Depositphotos.com
Biji selada berkecambah dengan cepat, seringkali dalam waktu 2-5 hari dalam kondisi ideal. Varietas berdaun lepas seperti butterhead dan romaine tumbuh dengan cepat dan cocok untuk pemula.
Sayuran hijau ini dapat dipanen saat masih muda sebagai sayuran mikro atau dibiarkan tumbuh menjadi selada utuh. Anak-anak akan menyukai metode “potong dan datang lagi”, yaitu mereka dapat memotong daun terluar sementara tanaman terus tumbuh dari tengah.
Apakah Anda ingin menyimpan artikel ini?
Kami akan mengirimkannya melalui email agar Anda dapat membacanya nanti!
Dengan menyimpan, Anda setuju untuk menerima email sesekali. Berhenti berlangganan kapan saja.
3. Bunga matahari (Helianthus annuus)

Depositphotos.com
Biji bunga matahari berkecambah dalam waktu 7-10 hari dan tumbuh dengan cepat, sedangkan varietas kerdil mencapai kematangan hanya dalam 50-60 hari. Bijinya yang besar mudah ditanam oleh tangan kecil, sehingga ideal untuk anak kecil.
Anak-anak terpesona dengan cara bunga matahari melacak matahari sepanjang hari. Tanam beberapa varietas berbeda untuk membandingkan tingkat pertumbuhan dan ukuran bunga sebelum sekolah dimulai.
4. Tauge (Phaseolus vulgaris)

Depositphotos.com
Biji kacang berkecambah dalam waktu 3-5 hari, dan kecambah terlihat tumbuh setiap hari. Benihnya yang besar sangat cocok untuk dipegang oleh anak-anak, dan pertumbuhannya yang cepat memberikan kepuasan yang hampir seketika.
Cobalah menanam kacang dalam stoples bening dengan tisu untuk mengamati keseluruhan proses perkecambahan. Kacang polong juga dapat dilatih menjadi tali atau teralis kecil, sehingga menciptakan teepee hijau hidup yang dapat dimainkan oleh anak-anak seiring pertumbuhannya.
5. Marigold (Tagetes patula)

Depositphotos.com
Biji marigold biasanya berkecambah dalam waktu 5-7 hari, menghasilkan bunga berwarna oranye dan kuning yang ceria hanya dalam waktu 8 minggu. Warnanya yang cerah dan aromanya yang menyenangkan membuatnya menarik bagi anak-anak.
Bunga-bunga yang kuat ini hampir sangat mudah digunakan bahkan untuk tukang kebun pemula. Tanam di pembatas atau wadah, dan ajari anak-anak bagaimana marigold membantu mengusir hama taman secara alami.
6. Sawi (Brassica juncea)

Depositphotos.com
Biji sawi berkecambah hanya dalam 3-7 hari dan kemudian tumbuh dengan cepat. Daun pedasnya bisa dipanen saat masih muda untuk mendapatkan rasa yang lebih lembut atau dibiarkan matang untuk mendapatkan rasa yang lebih kuat.
Anak-anak akan menikmati menyaksikan daun berenda tumbuh dan berkembang setiap hari. Sayuran hijau ini tumbuh dengan baik dalam wadah di ambang jendela yang terkena sinar matahari, sehingga cocok untuk keluarga yang tidak memiliki ruang taman luar ruangan.
7. Selada (Lepidium sativum)

Depositphotos.com
Cress mungkin merupakan tanaman yang dapat dimakan dengan pertumbuhan tercepat, bertunas hanya dalam 1-2 hari dan siap dipanen dalam 7-14 hari. Tumbuh dengan mudah di tisu basah atau kapas, tidak memerlukan tanah.
Cobalah menanam selada dalam wadah kreatif seperti kulit telur kosong atau buah yang dilubangi. Anak-anak dapat membuat “kepala selada” dengan mendekorasi wadah dan melihat “rambut” hijau bertunas, menjadikannya proyek kerajinan dan berkebun.
8. Kemangi (Ocimum basilicum)

Depositphotos.com
Biji kemangi berkecambah dalam waktu 5-7 hari jika tetap hangat dan lembab. Daun harum tumbuh dengan cepat, siap dipanen pertama kali hanya dalam 3-4 minggu.
Anak-anak suka menggosok daun aromatik dan mencium baunya setelahnya. Tumbuhkan beberapa varietas seperti kemangi ungu, Thailand, dan kemangi untuk membandingkan aroma, rasa, dan tampilan yang berbeda.
9. Nasturtium (Tropaeolum majus)

Depositphotos.com
Biji nasturtium berkecambah dalam 7-10 hari, menghasilkan daun bulat dan bunga cerah yang dapat dimakan. Bijinya yang besar mudah dipegang dan ditanam oleh anak-anak pada kedalaman yang tepat.
Anak-anak sering kali terkejut saat mengetahui bahwa mereka bisa memakan daun pedas dan bunga berwarna-warni. Tanam nasturtium di keranjang gantung atau biarkan nasturtium mengalir di tepi wadah untuk tampilan dramatis sebelum sekolah dimulai.
10. Bayam (Spinacia oleracea)

Depositphotos.com
Biji bayam berkecambah dalam waktu 5-14 hari tergantung suhu tanah. Daun muda dapat dipanen hanya dalam 3-4 minggu, cocok untuk dipanen dengan cepat sebelum musim panas berakhir.
Pembangkit tenaga nutrisi ini tumbuh dengan baik di tempat teduh parsial, membuatnya serbaguna untuk berbagai lokasi taman. Anak-anak akan senang belajar tentang “makanan favorit Popeye” sambil menanam sayuran sehat mereka sendiri.
11. Campuran Microgreens

Depositphotos.com
Campuran benih microgreen mengandung berbagai benih yang tumbuh cepat yang bertunas dalam 2-7 hari dan siap dipanen ketika tingginya hanya 1-2 inci. Hal ini memberikan hasil yang hampir instan bagi tukang kebun muda yang tidak sabaran.
Anak-anak dapat menanam sayuran bergizi ini di dalam ruangan, di ambang jendela yang terkena sinar matahari, dan dalam wadah yang dangkal. Warna, tekstur, dan rasa yang beragam menjadikan microgreens sebagai pelajaran sains sekaligus petualangan kuliner.
12. Zinnia (Zinnia elegans)

Depositphotos.com
Biji Zinnia berkecambah dalam 5-7 hari dan tumbuh dengan cepat menjadi bunga berwarna-warni yang menarik kupu-kupu dan burung kolibri. Beberapa varietas berbunga hanya dalam waktu 6 minggu sejak tanam.
Tanaman semusim yang menyukai panas ini tumbuh subur selama minggu-minggu terakhir musim panas yang panas. Anak-anak akan menikmati pemotongan bunga yang tahan lama untuk dijadikan karangan bunga untuk dibawa masuk atau diberikan kepada guru saat sekolah dimulai.
13. Kucai (Allium schoenoprasum)

Depositphotos.com
Biji kucai berkecambah dalam 7-14 hari dan dengan cepat membentuk tunas hijau ramping. Rasa bawang bombaynya yang lembut menjadikannya ramuan ramah anak-anak yang bahkan bisa dicoba oleh orang yang pilih-pilih makanan.
Tumbuhan abadi ini akan terus tumbuh setelah sekolah dimulai, dan anak-anak dapat memotong bagian atasnya sesuai kebutuhan untuk memasak. Bunga pom-pom ungu yang akhirnya muncul juga cantik dan bisa dimakan.
14. Kosmos (Cosmos bipinnatus)

Depositphotos.com
Benih kosmos berkecambah dalam 5-10 hari dan tumbuh dengan cepat menjadi tanaman lapang dengan bunga halus. Tanaman semusim ini dapat mencapai tahap berbunga hanya dalam waktu 7 minggu sejak disemai.
Dedaunannya yang berbulu dan bunganya yang seperti bunga aster menarik serangga bermanfaat seperti lebah dan kupu-kupu. Anak-anak akan senang mengamati penyerbuk ini mengunjungi taman buatan mereka.
15. Kacang polong (Pisum sativum)

Depositphotos.com
Biji kacang polong berkecambah dalam 7-10 hari dan tumbuh dengan cepat pada cuaca akhir musim panas yang lebih sejuk. Varietas sugar snap dan snow pea menghasilkan polong yang dapat dimakan hanya dalam waktu 60 hari.
Anak-anak suka memetik dan memakan kacang polong langsung dari pokoknya. Buat struktur teepee sederhana dengan tiang atau benang bambu untuk dipanjat oleh tanaman merambat, sehingga membuat fitur taman unik.
16. Ketumbar (Coriandrum sativum)

Depositphotos.com
Biji ketumbar berkecambah dalam 7-10 hari dan dengan cepat menghasilkan daun yang beraroma. Tanaman tumbuh pesat, siap dipanen pertama kali hanya dalam 3-4 minggu.
Ramuan ini memberikan pengalaman berkebun dua-dalam-satu. Anak-anak dapat memanen daun ketumbar sebagai daun ketumbar atau membiarkan tanaman berbunga dan menghasilkan biji ketumbar, sehingga mengajari mereka tentang siklus hidup penuh tanaman.
17. Labu (Cucurbita pepo)

Depositphotos.com
Biji labu bertunas dalam 7-10 hari dan tumbuh dengan kecepatan yang mengesankan. Meskipun labu ukuran penuh membutuhkan musim tanam yang panjang, varietas mini dapat menghasilkan buah kecil dalam 90 hari.
Meskipun labu belum matang sepenuhnya sebelum sekolah dimulai, anak-anak akan takjub melihat betapa cepatnya tanaman merambat dan buah-buahan kecil mulai terbentuk. Mereka dapat terus memantau kemajuannya sepanjang musim gugur.
18. Morning Glory (Ipomoea purpurea)

Depositphotos.com
Benih Morning Glory berkecambah dalam 5-10 hari setelah direndam semalaman. Tanaman pemanjat yang kuat ini tumbuh beberapa inci setiap hari, dan beberapa varietas berbunga hanya dalam 6-8 minggu.
Anak-anak akan senang dengan bunga berbentuk terompet yang mekar di pagi hari dan ditutup di sore hari. Tanam di dekat jendela agar anak-anak dapat mengamati pertunjukan bunga sehari-hari sebelum berangkat ke sekolah.
19. Arugula (Eruca vesicaria)

Depositphotos.com
Benih arugula berkecambah hanya dalam 3-5 hari dan kemudian matang dengan cepat. Daun muda dapat dipanen hanya dalam waktu 21 hari, sehingga memberikan hasil yang cepat bagi tukang kebun muda.
Hijau pedas ini tumbuh dengan baik di wadah atau bedeng taman. Anak-anak mungkin akan menikmati rasanya yang khas, yang semakin terasa seiring dengan bertambahnya usia daun.
20. Dill (Anethum Graveolens)

Depositphotos.com
Biji dill berkecambah dalam 7-14 hari dan dengan cepat membentuk dedaunan berbulu. Daun aromatik sudah bisa dipanen hanya dalam waktu 3-4 minggu setelah tanam.
Ramuan ini menarik serangga bermanfaat seperti ulat kupu-kupu swallowtail. Anak-anak dapat mengamati seluruh siklus hidup kupu-kupu sambil menanam tanaman dill.
21. Rumput Gandum (Triticum aestivum)

Depositphotos.com
Benih rumput gandum berkecambah dalam 2-3 hari dan tumbuh satu inci atau lebih setiap hari dalam kondisi ideal. Tunas berwarna hijau cerah mencapai ketinggian panen hanya dalam 7-10 hari.
Anak-anak dapat membuat jus rumput atau menggunakannya untuk eksperimen sains. Menanam rumput gandum dalam wadah bening memungkinkan anak-anak mengamati sistem akar dan tunas yang memanjang dengan cepat.
22. Chia (Salvia hispanica)

Depositphotos.com
Biji chia berkecambah dalam 3-5 hari jika tetap lembab. Benih-benih kecil dengan cepat menghasilkan kecambah hijau yang menarik untuk dilihat anak-anak.
Selain “hewan peliharaan chia” yang sudah dikenal, benih ini juga dapat ditanam dalam wadah kecil untuk dijadikan kecambah yang dapat dimakan. Anak-anak akan menghubungkan kecambah dengan biji chia yang mungkin mereka lihat di smoothie atau mangkuk sarapan.
Menciptakan Tukang Kebun Seumur Hidup Melalui Kesuksesan Cepat

Depositphotos.com
Semua benih yang berkecambah dengan cepat ini memberi anak-anak kegembiraan atas hasil yang cepat, membangun kepercayaan diri terhadap kemampuan berkebun mereka. Dengan memilih varietas yang berkecambah dan tumbuh dengan cepat, orang tua dan guru dapat memastikan anak-anak meraih kesuksesan sebelum tahun ajaran dimulai.
Berkebun mengajarkan keterampilan hidup yang berharga seperti tanggung jawab, kesabaran, dan kepedulian terhadap lingkungan. Tanaman yang tumbuh cepat ini memberikan pengenalan yang sempurna, berpotensi memicu minat seumur hidup untuk menanam sesuatu. Benihnya mungkin kecil, tetapi pelajaran yang mereka berikan akan bertahan lama setelah liburan musim panas.