Tomat adalah sayuran paling populer di kalangan pekebun rumah. Dikemas dengan vitaminC,K, potasium, folat, dan antioksidan likopen, buah ini menawarkan manfaat pencernaan, kardiovaskular, dan antipenuaan sekaligus memberikan semburan rasa dalam warna mulai dari merah muda hingga ungu.
Ikhtisar Tomat Roma
- Jenis Tanaman: Tahunan
- Keluarga: Solanaceae
- Genus: Solanum
- Spesies: Lycopersicum
- Wilayah Asli: Amerika Selatan
- Paparan: Sinar matahari penuh
- Tinggi: 4 kaki+ (≈1,2m)
- Persyaratan Penyiraman: Sedang
- Hama &Penyakit: Kutu daun, lalat putih, cacing tanduk, cacing buah tomat, penyakit hawar, layu fusarium, bercak bakteri, kanker, virus layu bercak, embun tepung, antraknosa
- Pemeliharaan: Sedang
- Jenis Tanah: Kaya, liat, memiliki drainase yang baik
- Zona Kekerasan: 3‑11
Apa Itu?
Tomat Roma, juga disebut tomat pasta atau plum, dihargai untuk saus, pengalengan, dan masakan. Varietas 'SanMarzano' yang terkenal di dunia dilindungi oleh sebutan asal; tanaman ini harus ditanam di wilayah Campania Italia agar dapat menyandang nama tersebut.
Karakteristik
Tomat ini jelas berbentuk oval, berbentuk telur, dan biasanya panjangnya mencapai sekitar tiga inci (≈7,5 cm). Dagingnya yang padat dan berdaging serta kadar airnya yang rendah menjadikannya ideal untuk saus dan pengalengan. Kulitnya tebal, halus, dan berwarna merah cerah saat matang, dengan rasio gula dan asam yang lebih tinggi sehingga memberikan rasa manis dan tajam.
Kebanyakan tanaman Roma bersifat determinate, tumbuh hingga 3–4 kaki dan matang sekaligus. Beberapa varietas tak tentu dapat mencapai tinggi 12 kaki dan menghasilkan buah terus menerus. Semua varietas mendapat manfaat dari aliran udara yang baik dan pemangkasan yang teratur.
Wilayah Asli
Meskipun merupakan makanan pokok masakan Italia, tomat berasal dari wilayah Andes di Amerika Selatan, dan menyebar ke seluruh Amerika dan Eropa.
Menanam
Tomat Roma tumbuh subur di tanah atau dalam wadah besar (setidaknya berdiameter 18 inci). Mulailah menanam benih di dalam ruangan 4–6 minggu sebelum musim dingin terakhir. Transplantasi ketika bibit sudah memiliki 2–3 set daun sejati, tingginya 3–4 inci, dan ancaman embun beku telah berlalu.
Transplantasi
Bibit yang cukup keras untuk dibobol (HAB) sebelum ditanam untuk mendorong perkembangan akar. Tempatkan tanaman dengan jarak 18–24 inci untuk memastikan sirkulasi udara yang memadai dan mengurangi risiko penyakit. Siram dalam-dalam setelah tanam.
Tumbuh Dari Benih
Di daerah beriklim hangat, penyemaian langsung dapat dilakukan, namun sebagian besar petani masih menanam benih di dalam ruangan untuk menghindari pengeringan benih sendiri. Gunakan campuran starter yang memiliki drainase yang baik, pertahankan suhu 21–32°C (70–90°F) untuk perkecambahan, dan sangga bibit dengan penyangga kecil setelah tanam.
Cara Berkembang
Tonton video perawatan tomat yang wajib diketahui
Tomat bersifat obligat obligat terhadap panas, cahaya, dan kelembapan. Menjauhkan diri dari kesalahan memerlukan kewaspadaan, bukan mandat yang bersifat wajib.
Ringan
Mandatkan setidaknya 6 jam sinar matahari langsung setiap hari; iklim yang lebih panas dapat mentolerir naungan parsial di sore hari untuk melestarikan dedaunan.
Air
Sediakan 1–2 inci air setiap minggu. Tanaman dalam wadah memerlukan penyiraman lebih sering karena hilangnya kelembapan lebih cepat.
Tanah
Tanah lempung kaya kompos dengan pH sedikit asam (6,0–6,8) adalah yang terbaik. Ubah tanah liat atau berpasir yang berat dengan kompos atau pupuk kandang.
Suhu &Kelembapan
Suhu siang hari yang optimal adalah 70–75°F (21–24°C) dan malam hari 60–65°F (16–18°C). Kelembapan sekitar 70% merupakan kondisi ideal, namun tomat tahan terhadap kondisi yang lebih kering jika kelembapan mencukupi.
Pemupukan
Gunakan pupuk slow release yang seimbang dengan nitrogen rendah, rasio fosfor dan kalium lebih tinggi setelah pembentukan tunas. Ajukan permohonan kembali setiap bulan hingga panen. Formulasi cair dapat diaplikasikan setiap dua minggu dengan kekuatan setengahnya.
Pemeliharaan
Lakukan pemangkasan dan penjarangan secara teratur:jepit daun paling bawah setelah tanaman mencapai tinggi 6–8 inci, dan singkirkan tunas samping yang tidak berbuah. Hal ini mendorong batang lebih kuat dan kualitas buah lebih baik.
Propagasi
Perbanyakan benih adalah metode yang paling umum dan dapat diandalkan. Perbanyakan dengan stek dapat dilakukan tetapi tidak dilakukan secara luas karena pesatnya pertumbuhan bibit tomat.
Perakaran stek: Ambil tunas samping sepanjang 6–8 inci, akarkan di tanah lembab atau air, dan simpan di tempat yang hangat, terang, dan terkena cahaya tidak langsung. Akar biasanya muncul dalam 2–3 minggu.
Pemanen dan Penyimpanan
Panen pada tahap pemecah (40–60% warna penuh) untuk mendapatkan rasa maksimal. Putar atau potong buah secara perlahan untuk menghindari kerusakan. Biarkan tomat matang di meja pada suhu kamar sebelum dikalengkan atau digunakan dalam saus.
Masalah Umum
Pemeriksaan rutin sangat penting untuk mencegah hama dan penyakit mengganggu tanaman.
Hama
Hama yang umum termasuk ulat grayak, cacing kremi, kutu daun, lalat putih, dan tungau laba-laba. Pembuangan secara manual, semburan air yang kuat, dan sabun insektisida atau minyak nimba memberikan pengendalian yang efektif tanpa membahayakan penyerbuk.
Cacing tanduk tomat adalah yang paling merusak; hilangkan secara manual atau tarik predator alami seperti tawon parasit dengan menanam bunga pendamping.
Penyakit
Penyakit jamur seperti hawar, embun tepung, dan layu fusarium sering terjadi. Pertahankan aliran udara yang baik, rotasikan tanaman, dan hindari penyiraman di atas kepala. Fungisida berbahan dasar tembaga dapat digunakan bila diperlukan.
Patogen penyakit layu dapat bertahan di dalam tanah; singkirkan tanaman yang terkena dampak dan biarkan bedengan beristirahat selama satu tahun sebelum ditanam kembali. Kultivar yang tahan membantu mengurangi penyakit busuk daun atau penyakit busuk daun.
Pertanyaan Umum
1. Apa tanaman pendamping terbaik untuk tomat Roma? Kemangi adalah pilihan utama untuk peningkatan rasa dan pencegahan hama.
2. Apakah tomat Roma matang aman untuk hewan peliharaan? Ya, buah matang aman. Dedaunan dan batang tanaman mengandung solanin yang beracun jika tertelan.
3. Mengapa tomat saya berubah warna menjadi coklat? Kemungkinan penyebabnya antara lain stres akibat panas, dehidrasi, atau infeksi jamur/bakteri.