Kepiting Kerdil Hantu adalah spesies air tawar langka yang dihargai oleh para aquarists karena penampilannya yang transparan dan sifatnya yang damai. Meskipun hanya ada sedikit laporan penawanan, panduan ini mengumpulkan informasi paling andal mengenai perawatan, pola makan, dan kompatibilitasnya.
Fakta Singkat
- Nama ilmiah: Pugil Potamocypoda
- Nama umum: Kepiting Kurcaci Hantu
- Ukuran tangki yang disarankan: 10 galon (≈40L) – tangki berukuran 5 galon dapat menampung 4–6 individu, namun tangki yang lebih besar memberikan stabilitas yang lebih baik.
- Masa hidup: 2–3 tahun di penangkaran (data alam liar tidak tersedia)
- Ukuran karapas: 0,4–0,6 inci (1–1,5 cm)
- Rentang kaki: 1–1,3 inci (2,5–3,5 cm)
- Suhu optimal: 75–82°F (24–28°C)
- pH: 7,0–7,5
- GH: 3–12
- KH: 1–5
- Nitrat maksimum: <20ppm
- Diet: Pemulung omnivora
- Temperamen: Damai, rendah aktivitas, sosial
- Warna: Karapas berwarna coklat zaitun, anggota badan berwarna kuning coklat
Mengapa Dinamakan “Kepiting Kurcaci Hantu”?
Nama tersebut mencerminkan karapas kepiting yang kecil dan hampir tembus cahaya serta kebiasaannya di malam hari yang membuatnya tampak tidak terlihat di siang hari. Spesies ini berasal dari hutan rawa Johore bagian timur Malaysia, khususnya di aliran sungai dangkal yang ditumbuhi tanaman di anak sungai Sungai Kayu, Sungai Sedili.
Deskripsi Fisik
Kepiting dewasa mencapai panjang karapas 0,4–0,6 inci dan rentang kaki 1–1,3 inci. Ciri-ciri utama yang membedakannya antara lain karapas lebar, sedikit cembung, warna coklat zaitun, mata kecil ramping, kaki berjalan agak berbulu, dan jantan dengan cheliped asimetris.
Perilaku dan Kebutuhan Sosial
- Sebagian besar hidup di perairan tetapi dapat naik ke darat; sediakan tempat bertengger yang tinggi (misalnya kayu apung) untuk mendukung pergantian kulit dan mengurangi stres.
- Tidak agresif; konflik jarang terjadi dan biasanya tidak berbahaya.
- Malu dan gelisah dalam kelompok kecil; koloni yang lebih besar merasa lebih aman dan lebih aktif.
- Nokturnal – sebagian besar aktivitas terjadi dari senja hingga fajar.
- Tidak merusak; gangguan substrat minimal.
- Sosial:tumbuh subur dalam kelompok; individu yang menyendiri mungkin merasa stres.
Pedoman Pemberian Makan
Sebagai pemakan bangkai omnivora, Kepiting Kerdil Hantu berkembang biak dengan beragam pola makan yang meniru konsumsi detritus alami.
- Sayuran: sayuran berdaun hijau yang direbus (misalnya bayam, selada), kacang polong, zucchini.
- Benih: bunga matahari, labu, chia.
- Alga: pertumbuhan alami di bebatuan atau wafer buatan.
- Sumber protein: siput tumbuk, cacing hitam, cacing darah, udang air asin, ikan atau udang cincang (mati atau segar).
- Pelet: pelet udang atau ikan yang tenggelam, seperti serpihan TetraMin®, Masakan Udang Hikari, atau wafer alga.
Rotasi makanan setiap minggu untuk menghindari pemberian makanan yang mengandung protein berlebih. Beri makan saat senja atau sore hari agar sesuai dengan waktu makan alaminya. Buang makanan yang tidak dimakan setelah 24 jam untuk menjaga kualitas air.
Teman seakuarium dan Kompatibilitas
Kepiting Kerdil Hantu bersifat damai dan toleran terhadap sebagian besar ikan kecil dan invertebrata yang bergerak lambat. Pendamping yang direkomendasikan:
- Guppies, Neon Tetra, Endlers, Danios, Least Killifish.
- Spesies udang atau siput kecil (hindari spesies besar atau rapuh yang mungkin diserang).
- Spesies siput air tawar (perhatikan potensi pemangsaan terhadap siput kecil).
Hindari:
- Ikan besar atau agresif yang dapat menggigitnya.
- Spesies yang hidup di dasar laut atau bersirip panjang yang mungkin terluka saat berganti kulit.
- Udang karang atau spesies kepiting air tawar lainnya.
- Katak kerdil atau amfibi lainnya (produk sampingan tetrapoda).
Pemeliharaan dan Kualitas Air
Kepiting Kurcaci Hantu adalah “spesies kuno” yang klasik. Lingkungan yang stabil dengan parameter berikut memastikan kesehatan optimal:
- Suhu: 75–82°F (24–28°C)
- pH: 7,0–7,5
- Kekerasan: GH 3–12, KH 1–5
- Wajib bersepeda akuarium sebelum diperkenalkan.
- Aliran lembut dan aerasi yang baik; spons atau filter alas ideal untuk akuarium kecil.
- Tidak ada persyaratan pencahayaan khusus, tetapi harus mendukung tanaman hidup obligat jika diinginkan.
- Sediakan tempat persembunyian yang luas:kayu apung, batu, pipa PVC, serasah daun.
Tantangan Reproduksi dan Pemuliaan
Potamocypoda pugil adalah spesies dimorfik seksual, tetapi data perkembangbiakan spesifik masih belum terdokumentasi. Hingga saat ini, belum ada laporan penangkaran yang berhasil, dan spesies ini dianggap sulit untuk dikembangbiakkan.
Poin Penting
- Kepiting Kurcaci Hantu langka, mudah dipelihara, dan bersifat sosial.
- Mereka tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan stabil dengan tempat persembunyian yang memadai.
- Berikan makanan yang bervariasi dan hindari pemberian makan berlebihan.
- Pilih teman seakuarium yang kompatibel dan damai serta pertahankan kualitas air yang baik.
Referensi
- 佐々木潤. Potamocypoda parapugil Tai &Manning, 1984 (十脚目:短尾下目:スナガニ上科:コメツキガニ科). Kanker25 (2016):41-45.
- Tweedie, Michael Willmer Forbes. “Kepiting scopimerine baru dari Semenanjung Malaya.” Buletin Museum Raffles 14 (1938):198-202.
- Dai, Aiyun dan Manning, Raymond B. 1984. “Spesies Baru Potamocypoda (Crustacea, Brachyura, Ocypodidae) Dari Malaysia.” Prosiding Biological Society of Washington 97:615-617.