- Penulis
- Postingan Terbaru

Glen adalah seorang tukang kebun luar biasa dengan pengalaman langsung lebih dari 15 tahun dalam pemeliharaan taman, desain, dan lansekap. Saat dia tidak sedang mengerjakan kebun klien, dia membuat konten yang penuh wawasan untuk blog ini.

Postingan terbaru oleh Glen Chandler (lihat semua)
Tanaman yang menyerap air memiliki kapasitas luar biasa dalam menyerap kelembapan dalam jumlah besar, menjadikannya ideal untuk area yang selalu basah atau sering dilanda banjir. Di bawah ini adalah daftar pilihan untuk membantu Anda memilih opsi terbaik untuk lanskap Anda.

Daftar Tanaman yang Menyerap Air
1. Carolina Jessamine (Gelsemium sempervirens)
Carolina Jessamine dapat tumbuh hingga setinggi 20 kaki. Tanaman merambatnya menghasilkan bunga kuning cerah di musim dingin dan terkadang di musim panas. Tumbuh subur di zona USDA7‑9, tidak tahan terhadap embun beku. Pemangkasan secara teratur mencegahnya mengambil alih taman Anda.

2. Balsem Lebah (Monarda spp.)
Bee Balm lebih menyukai tanah yang lembab dan teduh parsial, membuatnya sempurna untuk taman hutan. Bunganya yang mekar berwarna merah, merah jambu, ungu, atau putih yang mencolok menarik perhatian lebah, kupu-kupu, dan burung kolibri. Tingginya sekitar 4 kaki di zona USDA4‑9.

3. Telinga Gajah Raksasa (Colocasia esculenta)
Dengan daunnya yang besar dan berbentuk kuping gajah, tanaman ini tumbuh subur di genangan air dan tanah jenuh. Air keran baik-baik saja jika disaring dengan benar. Tanaman ini dapat ditanam sepanjang tahun di air dan berfungsi sebagai penutup tanah dengan perawatan rendah.

4. Bunga lili daylili (Hemerocallis spp.)
Bunga daylili membutuhkan banyak air tetapi tahan terhadap kekeringan setelah tumbuh subur. Perawatannya rendah dan mekar dari musim semi hingga musim panas. Hindari tanah liat yang berat; ganti dengan bahan organik. Cocok untuk zona USDA3‑11.

5. Bunga Globe (Trollius spp.)
Bunga Globeflower tumbuh subur di samping kolam dan sungai, menghasilkan bunga mekar berwarna oranye dan kuning berbentuk bola. Tingginya mencapai sekitar 3 kaki dan paling baik di zona USDA3‑7. Berikan kelembapan yang konsisten untuk pertumbuhan optimal.

6. Pakis
Banyak pakis tumbuh subur di tanah lembab dan memiliki sistem akar padat yang menyerap air secara efisien. Pilih varietas seperti kayu manis, rawa, burung unta, atau pakis kerajaan, tergantung preferensi estetika Anda. Pakis yang lebih tinggi membutuhkan lebih banyak air.

7. Klub Emas (Lysichiton americanus)
Golden Club adalah tanaman tahunan yang beradaptasi di rawa dengan daun seperti tali seperti lilin yang mengapung di atas air. Bunganya yang berbentuk silinder berwarna kuning tumbuh di tangkai berwarna putih. Ini beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, jadi jauhkan dari jangkauan. Ini tumbuh subur di zona USDA5‑10.

8. Tanaman Merambat Terompet (Campsis radicans)
Trumpet Creeper menawarkan daun hijau tua mengkilap dengan panjang hingga 15 inci dan bunga berbentuk terompet berwarna kuning, merah, atau oranye. Ini menarik perhatian burung kolibri dan tumbuh subur di zona USDA4‑9. Sedikit beracun bagi hewan peliharaan dan manusia.

9. Bunga Bakung Lembah (Convallaria majalis)
Sebagai tanaman tahunan yang menyebar melalui rimpang bawah tanah, Lily of the Valley lebih menyukai tanah yang lembab dan sejuk. Ia mekar di musim semi dan sangat beracun; jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan. Cocok untuk zona USDA2‑7.

10. Iris Jepang (Iris ensata)
Iris Jepang menawarkan dedaunan hijau sedang dan bunga berwarna putih, ungu, atau biru. Ia tumbuh subur di tanah yang basah tetapi tidak menyukai tanah liat; ubah dengan pasir dan kompos. Tumbuh di zona USDA4‑9. Membutuhkan sedikit perawatan dan tahan terhadap hama.

11. Ungu (Viola spp.)
Bunga violet mudah tumbuh dan berkembang biak sendiri. Mereka menghasilkan bunga ungu‑biru di musim panas dan tahan terhadap tanah basah. Kelola invasi dan hindari penanaman di dekat kebun sayur untuk mengurangi risiko tungau laba-laba.

12. Rumput India (Sorghastrum nutans)
Rumput Indian adalah rumput asli Amerika Utara yang dapat tumbuh setinggi 6 kaki. Tanaman ini tumbuh subur di tanah yang sangat lembab dan perawatannya rendah. Tanaman ini kuat di zona USDA4‑9 dan berkinerja baik di area berangin.

13. Cattail (Typha spp.)
Cattails tumbuh subur di daerah rawa atau berawa, tingginya mencapai hingga 10 kaki. Mereka menyediakan habitat bagi burung dan ikan dan dapat dipanen untuk kerajinan tangan. Seluruh bagiannya dapat dimakan jika disiapkan dengan benar.

14. Elderberry Merah (Sambucus racemosa)
Elderberry Merah adalah semak yang tumbuh cepat dan tumbuh subur di zona tepi sungai dan tebing. Ini menghasilkan kuncup bunga berwarna merah muda yang terbuka ke kelopak putih dan menghasilkan buah yang menarik perhatian burung. Dibutuhkan tanah yang basah untuk tumbuh subur.

15. Bunga Monyet (Mimulus ringens)
Bunga Monyet banyak ditemukan di sepanjang tepi sungai dan rawa-rawa. Ini menghasilkan bunga kuning cerah di musim gugur dan membutuhkan sedikit perawatan di tanah lembab. Tumbuh di zona USDA3‑9.

16. Hydrangea Daun Besar (Hydrangea macrophylla)
Bigleaf Hydrangea memiliki daun besar dan bunga yang berubah warna dari merah muda menjadi biru berdasarkan pH tanah. Ia menyukai tanah yang lembab dan cocok untuk pagar tanaman. Ini tumbuh subur di zona USDA4‑9.

17. Winterberry Biasa (Ilex verticillata)
Winterberry biasa tahan terhadap drainase yang buruk dan tumbuh subur di dekat air mancur, kolam, atau daerah rawa. Tinggi dan lebarnya mencapai 8 kaki, menghasilkan bunga musim semi berwarna putih dan buah beri musim dingin yang beracun bagi manusia dan hewan peliharaan.

18. Kembang Sepatu Hardy (Hibiscus moscheutos)
Hardy Hibiscus menawarkan bunga berwarna merah muda dan merah dari pertengahan musim panas hingga musim gugur. Tanaman ini tahan terhadap tanah lembab, tumbuh subur di zona USDA5‑9, dan tingginya serta lebarnya mencapai sekitar 4 kaki dengan perawatan minimal.

19. Bunga Kardinal (Lobelia cardinalis)
Cardinal Flower lebih menyukai tanah yang lembab secara konsisten dan ideal untuk tepi kolam. Tingginya mencapai 4 kaki dan lebar 2 kaki, tumbuh subur di zona USDA3‑9 dengan pemeliharaan minimal.

20. Milkweed Rawa (Asclepias incarnata)
Rawa Milkweed tumbuh subur di tanah lembab dan menarik kupu-kupu untuk penyerbukan. Akarnya tahan terhadap banjir, namun tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan dan manusia jika tertelan.

21. Marigold Rawa (Caltha palustris)
Marsh Marigold adalah tanaman dengan perawatan rendah yang mekar dengan bunga kuning ceria di musim semi. Tingginya mencapai 18 inci dan tumbuh subur di air tergenang di zona USDA3‑7.

22. Ekor Kuda (Equisetum spp.)
Ekor kuda merupakan tumbuhan mirip bambu yang menyebar melalui rimpang. Tanpa kendali, penyakit ini bisa menjadi invasif. Tingginya mencapai 4 kaki dan lebar 6 kaki, tumbuh subur di zona USDA4‑9. Tidak menghasilkan bunga.

23. Tanaman Macan Tutul (Bucephalandra spp.)
Tanaman Macan Tutul cocok untuk perairan sepanjang tahun, menghasilkan bunga kuning mencolok di awal musim panas. Ia memiliki dedaunan ungu tua dengan warna hijau dan tumbuh setinggi 3 kaki dan lebar 20 inci.
