Selamat Datang di Pertanian Modern !
home

Cara Menanam Rosemary


Rosemary adalah ramuan yang sempurna jika Anda ingin memberikan rasa ekstra pada ayam dan ikan Anda. Ini juga sangat baik untuk digunakan dalam saus dan bumbu, atau bahkan dapat digunakan untuk menyegarkan ruangan Anda. Jika Anda ingin menanam rosemary di kebun Anda, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana menemukan kesuksesan. Intip beberapa tips bermanfaat tentang cara menanam rosemary di bawah sehingga Anda juga dapat menikmati semua manfaat yang diberikannya!

Cara Menanam Rosemary

Cara menanam bibit rosemary:

Rosemary sangat ideal saat ditanam sebagai bibit. Saat menanam rosemary, Anda ingin menanam bibit dengan jarak sekitar 24 inci. Rosemary tumbuh lebih ke atas daripada ke luar, tetapi Anda tetap ingin akarnya memiliki banyak ruang untuk meregangkan kakinya.

Rosemary lebih menyukai ruang sinar matahari sebagian atau penuh, tetapi akan benar-benar tumbuh subur di tempat yang terkena sinar matahari penuh. Seperti kebanyakan herbal, rosemary akan menikmati tanah yang kaya nutrisi dan dikeringkan dengan baik. Karena rosemary adalah tanaman abadi, Anda tidak perlu khawatir tentang penanaman kembali setiap tahun. Namun, ingatlah ini saat memilih ruang untuk menanam dan pastikan itu ideal untuk tahun-tahun mendatang.

Cara menanam rosemary dalam wadah:

Rosemary sangat cocok untuk ditanam dalam wadah, yang sangat bagus jika Anda memiliki ruang terbatas atau terhambat oleh iklim. Anda dapat memasukkan 1-2 bibit rosemary per pot berukuran 18 inci. Pastikan pot menyediakan drainase yang tepat dan memiliki lubang drainase. Anda juga ingin memastikan Anda memiliki tempat yang cerah untuk memindahkan pot, atau, memilih untuk membawa pot di dalam ruangan untuk ditanam di dalam ruangan. Setelah terbentuk, Anda dapat merawat rosemary seperti yang Anda lakukan jika ditanam di tanah.

Cara merawat rosemary:

Rosemary sangat mudah dirawat. Setelah terbentuk (setelah beberapa minggu), Anda dapat memberinya pupuk untuk meningkatkannya. Ini akan menyukai satu inci atau lebih air per minggu, tetapi berhati-hatilah untuk tidak terlalu banyak air karena rosemary dapat rentan membusuk dan berjamur jika dibiarkan lembab. Karena ingin menghindari kelembapan yang berlebihan, tidak perlu mulsa di sekitar tanaman rosemary. Lebih baik membiarkannya apa adanya agar udara bisa bersirkulasi.

Setiap musim semi, Anda perlu memangkas cabang yang mati untuk mendorong pertumbuhan baru. Jika tidak, pemangkasan tidak perlu dilakukan. Jika Anda ingin membentuk rosemary, berhati-hatilah saat memanen dan memangkasnya sesuai keinginan.

Cara memanen rosemary:

Hal yang indah tentang rosemary adalah dapat dipanen kapan saja. Potong saja cabang sesuai kebutuhan. Yang terbaik adalah menggantung rosemary terbalik di tempat yang sejuk dan gelap sehingga bisa mengering. Kemudian, gunakan jari-jari Anda dan gerakkan di sepanjang batang untuk menghilangkan jarum kecil. Jika batangnya kering sesuai kebutuhan, jarum akan langsung rontok.

Rosemary sangat cocok untuk mengeringkan atau membekukan, jadi jika Anda memiliki lebih dari yang dapat Anda gunakan sekaligus, jangan khawatir! Cukup keringkan atau bekukan di antara potongan kertas lilin dan masih akan terasa segar saat Anda siap.

Cobalah rosemary dan lihat betapa sederhananya menanamnya dan betapa menyenangkannya menggunakannya di dapur. Ini mungkin saja menjadi salah satu herbal favorit Anda!


Penanaman
Pertanian Modern
Pertanian Modern